KOTA MALANG, Sudutkota.id – Teka-teki kelanjutan mutasi dan pelantikan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Malang mulai menemukan titik terang.
Setelah sempat mendadak tertunda, pada Jumat (2/10/2026), Wali Kota Malang Dr. Wahyu Hidayat memastikan agenda tersebut akan diselesaikan dalam pekan ini.
Kepastian itu disampaikan Wahyu saat dikonfirmasi mengenai kelanjutan agenda pelantikan yang sebelumnya membuat sekitar 176 pejabat harus menunggu setelah hadir di Grha Purva Praja, Jalan Mayjen Sungkono, Kota Malang.
“Insyaallah akan kita selesaikan dalam minggu ini,” tegas Wahyu, Minggu (4/10/2026).
Penundaan sebelumnya sempat menjadi perhatian karena para pejabat yang masuk dalam daftar mutasi telah datang dan mempersiapkan diri untuk mengikuti prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan.
Kini, Wahyu memastikan jumlah maupun komposisi besar agenda mutasi tersebut tidak berubah. Sekitar 176 posisi tetap masuk dalam rencana.
Menurut Wahyu, nomenklatur jabatan yang digunakan saat ini meliputi Jabatan Pengawas, Administrator, dan Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT).
“Masih tetap sama. Sekarang menggunakan istilah jabatan Pengawas, Administrator, dan JPT (Jabatan Pimpinan Tinggi), dengan total sekitar 176 posisi,” ujar Wahyu.
Namun, ada penekanan khusus dalam pengisian jabatan kali ini. Wahyu mengatakan, Pemkot Malang lebih memprioritaskan posisi yang kosong di tingkat kelurahan dan kecamatan.
Kebijakan tersebut dinilai penting karena kelurahan dan kecamatan menjadi lini terdepan pelayanan pemerintahan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.
“Penekanan kita saat ini lebih banyak diarahkan untuk mengisi kekosongan posisi di tingkat kelurahan dan kecamatan karena mereka adalah ujung tombaknya,” jelasnya.
Pernyataan tersebut sekaligus memberi gambaran bahwa mutasi kali ini tidak sekadar berkaitan dengan pergeseran atau penempatan pejabat, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat struktur pemerintahan di tingkat paling dekat dengan masyarakat.
Sementara terkait penerapan manajemen talenta dalam komposisi pejabat yang akan dilantik, Wahyu belum memberikan kepastian apakah akan ada perubahan.
Ia memilih menunggu proses pembahasan yang akan dilakukan dalam pekan ini.
“Terkait manajemen talenta, kita lihat dalam minggu ini ya,” katanya.
Ketika kembali ditanya apakah pelantikan berpotensi dilakukan dalam waktu dekat, termasuk Jumat, Wahyu tidak menyebut tanggal secara spesifik. Ia hanya menegaskan targetnya tetap dalam pekan ini.
“Pokoknya dalam minggu ini,” tegasnya.
Saat ditanya kemungkinan pelantikan digelar Jumat, Wahyu sempat melontarkan candaan.
“Biasanya kan Jumat barokah,” ujarnya sembari tertawa.




















