JEMBER, Sudutkota.id – Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen mendorong peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di kalangan pesantren.
Bupati Jember, Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., menegaskan bahwa para santri memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk meraih pendidikan tinggi hingga jenjang perkuliahan.
Hal tersebut disampaikan Bupati Fawait dalam sambutannya saat membuka peringatan Hari Santri Nasional yang berlangsung meriah di Alun-Alun Jember Nusantara, Sabtu (10/10/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Fawait mengapresiasi berbagai kemampuan santri yang tidak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga memiliki potensi besar di bidang akademik maupun non-akademik. Sebagai bentuk apresiasi, Pemkab Jember menyiapkan program beasiswa kuliah bagi santri-santri berprestasi.
”Santri yang pintar ngaji, pintar baca Al-Qur’an, dan berprestasi,seperti juara lomba hafalan Nadhom Alfiyah baik di bidang akademik maupun non-akademik, akan dipertimbangkan untuk mendapatkan beasiswa kuliah dari Pemerintah Kabupaten Jember,” tegas Bupati Fawait di hadapan ribuan santri yang hadir.

Tidak hanya memberikan beasiswa, Pemkab Jember juga berencana meluncurkan program bimbingan belajar (bimbel) khusus bagi para santri pada tahun depan. Program ini dirancang untuk membekali para santri agar mampu bersaing dan melenggang masuk ke perguruan tinggi negeri maupun kampus-kampus ternama di Indonesia.
”Insya Allah tahun depan Pemkab Jember akan memberikan program bimbel kepada santri. Harapannya, mudah-mudahan santri bisa diterima juga di kampus-kampus besar di Republik Indonesia,” tambahnya.
Bupati Fawait menekankan bahwa lulusan madrasah maupun pesantren tidak boleh berkecil hati. Sejarah telah membuktikan banyak tokoh nasional dan pemimpin bangsa yang lahir dari rahim pesantren. Menurutnya, keberadaan santri akan selalu menjadi pilar kokoh bagi keberlanjutan bangsa.
Peringatan Hari Santri di Alun-Alun Jember Nusantara tahun ini berlangsung sangat semarak. Acara diwarnai dengan defile parade, penampilan kreativitas santri, hingga hadirnya puluhan stan bazar UMKM Santri yang turut menggerakkan perekonomian lokal. (*)





















