Kriminal

Aksi Brutal Gangster di Diwek Jombang, Pemuda 25 Tahun Kena Bacok di Punggung

18
×

Aksi Brutal Gangster di Diwek Jombang, Pemuda 25 Tahun Kena Bacok di Punggung

Share this article
Aksi Brutal Gangster di Diwek Jombang, Pemuda 25 Tahun Kena Bacok di Punggung
Ilustrasi gangster aksi gengster.

Sudutkota.id – Sekelompok gangster diduga melakukan aksi brutal terhadap seorang pria di Dusun Jasem, Desa Watugaluh, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Sabtu (10/5/2026) dini hari.

Korban diketahui bernama Umar Faruq (25), warga Desa Kalikejambon, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang. Ia mengalami luka bacok di bagian punggung serta lebam di sejumlah bagian tubuh usai menjadi korban pengeroyokan brutal saat perjalanan pulang kerja.

Peristiwa gangster di Jombang tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Saat itu, Umar baru pulang bekerja dari sebuah warung makan di wilayah Gudo. Ia sempat berhenti di sebuah warung Madura dekat pertigaan Klenteng Gudo untuk membeli minuman.

“Waktu itu saya lihat ada gerombolan orang memenuhi jalan sambil geber-geber motor. Mereka datang dari arah timur lalu belok ke utara,” ujar Umar, Selasa (12/5/2026).

Menurut Umar, kelompok pemuda tersebut mengenakan pakaian serba hitam. Sebagian memakai hoodie dan masker untuk menutupi wajah.

“Kelihatannya seperti gangster, pakaiannya hitam semua,” katanya.

Saat melanjutkan perjalanan, Umar kembali berpapasan dengan rombongan pemuda tersebut di perempatan dekat SMPN 2 Diwek.

Karena merasa takut, ia memilih berbelok ke arah timur menuju kawasan permukiman warga. Namun, salah satu pelaku meneriakinya agar berhenti. Umar memilih terus melaju karena khawatir terjadi sesuatu.

“Mereka teriak suruh berhenti, tapi saya nggak berhenti karena takut,” ungkapnya.

Tak lama berselang, rombongan itu langsung mengejar korban menggunakan sepeda motor. Salah satu pelaku memepet kendaraan Umar lalu menendang setang motornya hingga korban terjatuh dan menabrak tiang lampu di depan rumah warga.

“Saya langsung jatuh dan nabrak tiang lampu di depan rumah warga,” lanjutnya.

Dalam kondisi terjatuh, Umar mengaku langsung menjadi sasaran pengeroyokan. Ia dipukul dan ditendang secara brutal oleh para pelaku.

“Mereka langsung mukul dan nendang kepala saya. Ada yang mukul pakai helm berkali-kali ke belakang kepala,” ujarnya.

Korban sempat berusaha melawan, namun kalah jumlah. Situasi semakin mencekam ketika salah satu pelaku mengayunkan senjata tajam jenis parang ke arah punggungnya.

“Punggung saya disabet parang. Alhamdulillah nggak sampai luka parah,” imbuh Umar.

Aksi brutal gangster di Diwek Jombang itu akhirnya berhenti setelah seorang warga keluar rumah karena mendengar keributan. Mengetahui ada warga datang, para pelaku langsung melarikan diri ke arah timur.

“Pas ada warga keluar, mereka langsung kabur,” tuturnya.

Akibat kejadian tersebut, Umar mengalami luka lebam di bagian kaki dan pinggang, telinga berdarah, serta benjol di kepala akibat hantaman helm. Sementara luka sabetan senjata tajam terlihat di bagian punggung korban.

Sementara itu, Kapolsek Diwek, AKP Darul Huda membenarkan adanya kejadian dugaan pengeroyokan tersebut. Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap para pelaku.

“Iya memang kemarin ada informasi perihal kejadian tersebut, kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *