Daerah

Wakil Wali Kota Malang Bongkar Masalah Lama dan Target Tak Masuk Akal Perumda Tunas

13
×

Wakil Wali Kota Malang Bongkar Masalah Lama dan Target Tak Masuk Akal Perumda Tunas

Share this article
Wakil Wali Kota Malang Bongkar Masalah Lama dan Target Tak Masuk Akal Perumda Tunas
Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin saat melakukan kunjungan kerja dan evaluasi langsung di Perumda Tugu Aneka Usaha (Tunas), Jalan Kolonel Sugiono No.176, Ciptomulyo, Kecamatan Sukun, Jumat (24/4/2026).(foto:sudutkota.id/mit)

Sudutkota.id – Guna pembenahan, Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin, turun langsung melakukan kunjungan kerja sekaligus evaluasi menyeluruh di kantor Perumda Tugu Aneka Usaha (Tunas), Jalan Kolonel Sugiono No.176, Ciptomulyo, Kecamatan Sukun, Jumat (24/4/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Ali menegaskan bahwa perbaikan kinerja mulai terlihat sejak perusahaan daerah itu dipimpin Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama, Slamet Husnain Hariyadi. Meski begitu, ia tak menampik masih banyak persoalan lama yang membebani.

“Sudah ada kenaikan. Artinya ada upaya perbaikan, walaupun belum maksimal,” tegasnya.

Ali menyisir langsung seluruh lini usaha, mulai dari Rumah Potong Hewan (RPH) yang menangani sapi dan kambing hingga fasilitas cold storage yang dikelola bersama pihak ketiga. Ia ingin memastikan seluruh unit usaha berjalan dan memberikan kontribusi nyata.

“Kita lihat langsung semua lini bisnisnya, dari RPH sampai kerja sama dengan pihak luar. Ini penting untuk melihat potensi sekaligus kendala,” ujarnya.

Di balik tren peningkatan tersebut, Ali mengungkap adanya persoalan krusial yang selama ini terkesan dibiarkan, terutama pada struktur organisasi dan tata kelola perusahaan.

Salah satu sorotan utama adalah kosongnya jabatan Direksi Keuangan yang disebut telah terjadi sejak sekitar tahun 2020.

“Ini masalah serius. Direksi keuangan kosong bertahun-tahun. Dampaknya pengelolaan tidak optimal,” tegasnya.

Kondisi itu berdampak pada lemahnya kontrol keuangan, perencanaan yang tidak matang, hingga program pengembangan yang tidak berjalan maksimal. Padahal, berbagai rekomendasi perbaikan, termasuk dari kalangan akademisi Universitas Brawijaya, telah lama diberikan.

“Rekomendasi sudah ada, tapi tidak berjalan maksimal karena struktur internalnya lemah. Ini yang akan kita benahi total,” imbuhnya.

Meski dihadapkan pada persoalan internal, capaian kinerja Perumda Tunas justru menunjukkan peningkatan signifikan. Ali menyebut, pada tahun 2025 omzet perusahaan berada di kisaran Rp2 Miliar hingga Rp2,5 Miliar per tahun.

Namun pada 2026, angkanya melonjak tajam hingga mendekati Rp10 Miliar per tahun. Bahkan capaian awal tahun juga sudah melampaui target dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP).

“Target di RKAP sebelumnya bahkan tidak sampai Rp100 Juta, sementara realisasi sudah Rp388 Juta. Ini jelas tidak rasional,” tegasnya.

Menurutnya, penyusunan target sebelumnya tidak mencerminkan potensi riil perusahaan. Ke depan, RKAP akan disusun lebih realistis dan terukur.

Pemkot Malang, lanjut Ali, akan melakukan pembenahan menyeluruh. Fokus utama dimulai dari penguatan struktur organisasi, termasuk pengisian jabatan direksi yang kosong.

Selain itu, sistem manajemen, perencanaan bisnis, hingga fasilitas operasional juga akan diperbaiki agar seluruh unit usaha bisa berjalan optimal.

“Kita mulai dari struktur dulu. Setelah kuat, baru kita dorong peningkatan bisnisnya. Ini juga bagian dari tindak lanjut masukan DPRD,” jelasnya.

Ali juga menyinggung mundurnya Direktur Utama sebelumnya, Dodot Tri Widodo, per 29 Oktober 2025. Sejak awal November 2025, posisi tersebut diisi Plt oleh Slamet Husnain Hariyadi.

Ia menegaskan, pengunduran diri tidak menghapus tanggung jawab yang bersangkutan terhadap pekerjaan yang belum selesai.

“Silakan mundur, tapi tanggung jawab yang belum selesai tetap harus dituntaskan sesuai rencana,” tegasnya.

Seluruh langkah pembenahan ini merupakan bentuk komitmen Pemkot Malang dalam menindaklanjuti masukan dan kritik DPRD terhadap kinerja BUMD.

“Kita ingin Perumda Tunas ke depan lebih sehat, profesional, dan benar-benar memberikan kontribusi bagi daerah,” pungkasnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *