Daerah

KPK Masuk Gedung DPRD Kota Malang, Sehari Sebelumnya Plt Sekda Minta Jajaran Pemkot Standby

14
×

KPK Masuk Gedung DPRD Kota Malang, Sehari Sebelumnya Plt Sekda Minta Jajaran Pemkot Standby

Share this article
KPK Masuk Gedung DPRD Kota Malang, Sehari Sebelumnya Plt Sekda Minta Jajaran Pemkot Standby
Petugas ojek online saat mengantarkan pesanan makanan ke Gedung DPRD Kota Malang di tengah berlangsungnya agenda KPK, Rabu (23/9/2026). Ia menyebut pesanan makanan pada hari tersebut meningkat dibandingkan biasanya.(Sudutkota.id/Andik Agus Demit)

KOTA MALANG, Sudutkota.id – Aktivitas di lingkungan Gedung DPRD Kota Malang, Rabu (23/9/2026) pagi, terlihat lebih sibuk dari biasanya. Kedatangan tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), khususnya dari Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring, membuat sejumlah aparatur pemerintah dan anggota legislatif terlihat berada di gedung dewan sejak pagi.

Kehadiran tim KPK tersebut menjadi perhatian karena berlangsung sehari setelah Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Dandung Djuarianto, menyampaikan instruksi kepada jajaran perangkat daerah agar tetap standby dan siap sewaktu-waktu apabila dibutuhkan.

Instruksi tersebut disampaikan Dandung saat apel pagi di lingkungan Pemerintah Kota Malang, Senin (21/9/2026).

Saat itu, Dandung meminta seluruh pimpinan perangkat daerah hingga jajaran staf untuk tetap memperhatikan kesiapsiagaan pelayanan dan keberadaan personel selama beberapa hari.

“Senantiasa standby sewaktu-waktu kalau dibutuhkan,” demikian pesan Dandung kepada jajaran Pemkot Malang.

Pesan tersebut disampaikan dalam konteks kesiapan jajaran pemerintahan. Tidak ada keterangan yang menyebut instruksi tersebut secara khusus berkaitan dengan agenda KPK di DPRD.

Namun, pada Rabu pagi, suasana di Gedung DPRD Kota Malang memang terlihat berbeda. Berdasarkan pantauan di lapangan, sejak sekitar pukul 07.10 WIB, sejumlah pegawai Sekretariat DPRD Kota Malang mulai terlihat sibuk mempersiapkan kedatangan rombongan KPK.

Sekitar pukul 07.30 WIB, aktivitas di lingkungan gedung dewan semakin terlihat. Sejumlah pimpinan dan pejabat Pemerintah Kota Malang turut hadir, di antaranya Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin, jajaran Sekretariat Daerah, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Mayoritas anggota DPRD Kota Malang juga terpantau mendatangi kantor sejak pagi. Sejumlah anggota legislatif bahkan terlihat menggunakan sepeda motor saat menuju gedung DPRD.

Agenda yang dijalankan tim KPK tersebut merupakan kegiatan pencegahan, koordinasi dan monitoring. Pertemuan berlangsung secara tertutup di lingkungan DPRD Kota Malang.

Kehadiran KPK tidak serta-merta berarti adanya perkara atau penindakan hukum. Dalam kegiatan yang dilaporkan tersebut, agenda yang disebutkan adalah bagian dari fungsi pencegahan, koordinasi dan monitoring.

Di sisi lain, aktivitas di gedung dewan juga berdampak pada meningkatnya mobilitas layanan makanan melalui ojek online. Sejumlah pengemudi ojol terlihat keluar-masuk kawasan DPRD untuk mengantarkan pesanan makanan.

Seorang petugas keamanan gedung, sebagaimana diberitakan media di lokasi, menyebut pada hari biasa hanya terdapat sekitar tiga hingga lima pengantaran makanan melalui ojol. Namun, pada Rabu tersebut jumlah pengemudi yang datang terlihat lebih banyak.

Pantauan pada sekitar pukul 12.00 WIB hingga 13.33 WIB juga menunjukkan sejumlah pengemudi ojol silih berganti memasuki kawasan gedung untuk mengantarkan makanan.

Kondisi tersebut menjadi sisi lain dari berlangsungnya agenda KPK di Gedung DPRD Kota Malang. Di tengah aktivitas koordinasi dan monitoring yang berlangsung tertutup, kesibukan di area luar gedung justru turut dirasakan para pengemudi ojol yang mendapat tambahan pesanan.

Sementara itu, instruksi Dandung mengenai kesiapsiagaan jajaran Pemkot Malang sebelumnya disampaikan sebagai bagian dari penekanan terhadap kesiapan aparatur dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan.

Dengan demikian, kedatangan KPK di Gedung DPRD Kota Malang, pada Rabu (23/9/2026) berlangsung dalam suasana ketika jajaran pemerintahan memang tengah diminta untuk menjaga kesiapsiagaan.

Pantauan Sudutkota.id, aktivitas di lingkungan gedung dewan mulai meningkat sejak pagi dan berlangsung hingga siang hari. Agenda KPK sendiri tetap berjalan tertutup, sementara sejumlah pejabat Pemkot Malang dan anggota DPRD terlihat mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *