Daerah

Pemkab Blora Mulai Manfaatkan Aset Mangkrak, Eks Pasar Hewan Jiken Disiapkan untuk Ekonomi Kerakyatan

10
×

Pemkab Blora Mulai Manfaatkan Aset Mangkrak, Eks Pasar Hewan Jiken Disiapkan untuk Ekonomi Kerakyatan

Share this article
Pemkab Blora Mulai Manfaatkan Aset Mangkrak, Eks Pasar Hewan Jiken Disiapkan untuk Ekonomi Kerakyatan
Suasana eks Pasar Hewan Jiken, Blora.(Sudutkota.id/Farros)

BLORA, Sudutkota.idPemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora mulai melirik sejumlah aset daerah yang selama ini belum termanfaatkan secara optimal. Salah satunya lahan eks Pasar Hewan Jiken yang berada di samping Gudang Banyu Jiken.

Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop-UKM) Blora mencatat, sebagian lahan tersebut telah dimanfaatkan oleh BUMD PDAM Tirta Amerta. Sementara luas lahan yang tersisa sekitar 4.545 meter persegi.

Kabid Pasar Dindagkop-UKM Blora, Fiqri, mengatakan lahan tersebut mulai dimanfaatkan masyarakat sekitar secara swadaya. Gagasan tersebut muncul dari Karang Taruna Desa Jiken yang mengusulkan pemanfaatan lahan untuk membuka lapak usaha.

Menurut Fiqri, pemanfaatan aset yang sebelumnya belum produktif diharapkan dapat memberikan nilai ekonomi sekaligus berpotensi menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Aset-aset mangkrak kan kadang kita sewakan. Itu kan strategis aslinya di situ, termasuk kawasan peruntukan industri (KPI) di Perda RTRW,” ujar Fiqri, Rabu (23/9/2026).

Meski demikian, Pemkab Blora sejauh ini belum memiliki program pembangunan khusus untuk kawasan tersebut. Pemerintah baru memfasilitasi proses penyewaan lahan yang akan digunakan untuk lapak usaha masyarakat.

“Baru istilahnya memfasilitasi lapaknya itu, untuk ekonomi kerakyatan. Sewa per lapak, tanahnya yang disewa ukuran berapa,” jelasnya.

Konsep kawasan tersebut untuk dikembangkan menjadi rest area juga bukan berasal dari Pemkab Blora. Fiqri menyebut, gagasan tersebut merupakan usulan Karang Taruna Desa Jiken karena lokasi berada di pinggir Jalan Nasional Blora-Cepu.

Untuk sementara, pemerintah belum memberikan dukungan pembangunan fisik terhadap kawasan tersebut.

“Kedepan kita lihat perkembangan rest area itu. Perkembangan dan potensinya bagaimana, lalu fasilitas apa yang dibutuhkan di sana,” bebernya.

Terkait kemungkinan pemanfaatan aset daerah lain dengan konsep serupa, Fiqri menyebut hingga kini belum ada aset lain yang sedang dikaji.

“Belum (ada aset lain yang dikaji),” ujarnya.

Sementara itu, Fiqri menyebut sejumlah investor mulai melirik wilayah Blora untuk pengembangan kawasan industri. Beberapa calon investor bahkan telah melakukan survei di sejumlah lokasi.

“Kemarin itu ada beberapa investor mau buka kawasan industri. Cuma baru survei di beberapa tempat,” pungkasnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *