Daerah

Komisi C Sebut Proyek Sekolah Rakyat Baik-baik Saja, Jalan Cor Diduga Retak Ditutup Kain

17
×

Komisi C Sebut Proyek Sekolah Rakyat Baik-baik Saja, Jalan Cor Diduga Retak Ditutup Kain

Share this article
Komisi C Sebut Proyek Sekolah Rakyat Baik-baik Saja, Jalan Cor Diduga Retak Ditutup Kain
Kondisi jalan cor yang sudah retak di proyek Sekolah Rakyat saat ada sidak dan ditutupi kain.(Sudutkota.id/Farros)

BLORA, Sudutkota.idKomisi C DPRD Kabupaten Blora melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke proyek Sekolah Rakyat di Kecamatan Cepu. Dalam sidak tersebut, pihak DPRD menyebut kondisi proyek secara umum masih baik-baik saja.

Namun, di tengah proses pengawasan tersebut, terdapat bagian jalan cor yang diduga mengalami keretakan. Bagian tersebut terlihat tertutup kain sehingga kondisi permukaan cor tidak dapat diamati secara utuh.

Kondisi tersebut menjadi sorotan karena sebelumnya Ketua Komisi C DPRD Blora, M. Mukhlisin, S.E., menyampaikan bahwa sidak dilakukan untuk mencocokkan progres dan kualitas pekerjaan dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB), termasuk memastikan tidak adanya penyimpangan.

“Adanya kita ke sini ingin mencocokkan progres dan kualitas sesuai RAB-nya, apakah ada penyimpangan atau tidak,” ujar Mukhlisin, Rabu (23/9/2026).

Meski demikian, saat sidak berlangsung, pihak penyidak menyatakan kondisi proyek masih baik-baik saja. Sementara itu, bagian jalan cor yang diduga mengalami retakan dan tertutup kain tersebut menjadi salah satu kondisi yang patut mendapat pemeriksaan lebih lanjut.

Mukhlisin mengatakan pihaknya akan meminta laporan lengkap dari pengawas proyek untuk mengetahui perkembangan dan kualitas pekerjaan secara menyeluruh.

“Untuk sementara ini kondisinya masih baik-baik saja. Nanti kita juga akan minta laporannya dari pengawas, kita meminta laporannya yang lengkap,” katanya.

Ia juga menyebut progres pekerjaan telah mencapai sekitar 42 persen. Adanya deviasi sekitar satu persen disebut masih dalam batas yang wajar, namun kualitas pekerjaan tetap harus dijaga hingga masa kontrak berakhir.

“Walaupun progres sudah sesuai, meskipun ada deviasi satu persen masih wajar lah. Nanti kita tunggu sampai masa akhir kontrak, termasuk kualitas harus terjaga,” ujarnya.

Sementara itu, terkait bagian jalan cor yang diduga retak dan tertutup kain tersebut, belum terdapat penjelasan secara spesifik dari pihak kontraktor mengenai penyebab maupun fungsi kain yang digunakan untuk menutup bagian tersebut.

Direktur Utama kontraktor, Nandhif, sebelumnya mengatakan pihaknya telah melakukan antisipasi terhadap kondisi cuaca dengan menggunakan material yang disebut berkualitas serta membuka kemungkinan penambahan armada apabila diperlukan.

“Untuk mengantisipasi cuaca kita pakai bahan kualitas bagus hingga hal buruk apa pun yang terjadi kita tetap menjalankan progres,” katanya.

Adanya perbedaan antara kondisi yang disebut “baik-baik saja” dengan temuan visual berupa bagian cor yang diduga retak dan tertutup kain membuat pemeriksaan lebih lanjut menjadi penting. Terlebih, DPRD menyatakan akan meminta laporan lengkap dari pengawas untuk memastikan kualitas pekerjaan sesuai dengan ketentuan kontrak.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *