Daerah

Kamtibmas Berbasis Gotong Royong Menguat, Polresta Malang Kota Apresiasi 48 Penggerak Satkamling

10
×

Kamtibmas Berbasis Gotong Royong Menguat, Polresta Malang Kota Apresiasi 48 Penggerak Satkamling

Share this article
Kamtibmas Berbasis Gotong Royong Menguat, Polresta Malang Kota Apresiasi 48 Penggerak Satkamling
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana berfoto bersama para penerima penghargaan Lomba Satkamling 2026 usai penyerahan piala dan piagam apresiasi kepada unsur Tiga Pilar serta penggerak keamanan lingkungan di Kota Malang, Kamis (25/6/2026).(foto:sudutkota.id/Dok.Humas Resta)

Sudutkota.id – Di tengah meningkatnya tantangan keamanan perkotaan, mulai dari kriminalitas jalanan, kenakalan remaja hingga potensi gangguan ketertiban masyarakat, keberadaan Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) kembali membuktikan diri sebagai benteng pertama yang efektif menjaga kondusivitas wilayah.

Kesadaran kolektif warga untuk menjaga keamanan lingkungan inilah yang mendapat apresiasi khusus dari Polresta Malang Kota. Sebanyak 48 penggerak keamanan lingkungan menerima penghargaan atas dedikasi dan kontribusinya dalam memperkuat sistem keamanan berbasis gotong royong yang selama ini menjadi fondasi kamtibmas di Kota Malang.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung Kapolresta Malang Kota, Putu Kholis Aryana, Kamis (25/6/2026), dalam rangkaian kegiatan apresiasi Lomba Pengamanan Swakarsa Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) Tahun 2026.

Menurut Kapolresta, keamanan tidak akan pernah tercipta secara maksimal apabila hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum. Keterlibatan aktif masyarakat menjadi faktor utama dalam membangun lingkungan yang aman, tertib dan nyaman.

“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang telah menunjukkan kepedulian nyata terhadap keamanan lingkungannya. Kamtibmas yang kuat lahir dari kebersamaan, kepedulian dan gotong royong seluruh warga,” tegas Kombes Pol Putu Kholis Aryana.

Sebanyak 48 penghargaan diberikan kepada unsur-unsur yang selama ini menjadi motor penggerak Satkamling di wilayahnya masing-masing. Mereka terdiri dari 12 lurah, 12 ketua Satkamling, 12 Babinsa dari Kodim 0833 Kota Malang dan 12 Bhabinkamtibmas dari jajaran Polresta Malang Kota.

Penghargaan diberikan kepada perwakilan dari Kelurahan Kiduldalem, Kasin, Purwantoro, Bunulrejo, Arjowinangun, Cemorokandang, Bandulan, Karangbesuki, Gadang, Jatimulyo, Tlogomas dan Tunjungsekar yang dinilai berhasil membangun sistem keamanan lingkungan secara aktif dan berkelanjutan.

Lebih dari sekadar kompetisi, ajang Satkamling 2026 menjadi cermin sejauh mana kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungannya terus tumbuh. Di tengah kehidupan perkotaan yang semakin dinamis, Satkamling dinilai tetap relevan sebagai ujung tombak deteksi dini berbagai potensi gangguan keamanan.

Polresta Malang Kota menilai keberhasilan menjaga kamtibmas tidak hanya diukur dari rendahnya angka kriminalitas, tetapi juga dari kuatnya solidaritas sosial dan kepedulian warga terhadap lingkungan sekitar. Semakin tinggi partisipasi masyarakat, semakin kuat pula daya tahan lingkungan terhadap berbagai ancaman gangguan keamanan.

Penghargaan tersebut diberikan usai kegiatan nonton bareng Piala Dunia di Pos Satsabhara Mitra Satu Polresta Malang Kota. Momentum itu sekaligus menjadi simbol kuatnya hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan secara bersama-sama.

Sementara itu, Kasat Binmas Polresta Malang Kota, Kompol Indo Jacmiko, menjelaskan bahwa proses penilaian dilakukan secara ketat mulai 23 hingga 27 April 2026. Selanjutnya, tim juri menetapkan hasil akhir pada 30 April 2026 berdasarkan sejumlah indikator yang telah ditentukan.

Aspek yang dinilai meliputi kualitas sumber daya manusia, dukungan anggaran, kelengkapan sarana dan prasarana, operasional Satkamling, hingga pola pembinaan yang dilakukan secara berkesinambungan.

“Keberhasilan menjaga keamanan lingkungan tidak bisa dilakukan Polri sendirian. Dibutuhkan sinergi pemerintah kelurahan, TNI, Polri dan masyarakat. Satkamling menjadi garda terdepan yang mampu mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini,” ungkap Kompol Indo Jacmiko.

Dari seluruh peserta yang mengikuti penilaian, Satkamling Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, berhasil mencatatkan prestasi tertinggi dengan raihan 775 poin. Hasil tersebut mengantarkan Jatimulyo menjadi wakil Kota Malang dalam ajang Lomba Satkamling tingkat regional tahun 2026.

Prestasi Jatimulyo menjadi bukti bahwa keamanan lingkungan bukan hanya soal ronda malam, melainkan hasil dari kolaborasi, disiplin, kepemimpinan dan partisipasi aktif warga yang dibangun secara konsisten.

Dengan semakin menguatnya budaya gotong royong dalam menjaga keamanan lingkungan, Polresta Malang Kota berharap Satkamling terus berkembang sebagai pilar utama pengamanan swakarsa.

Tidak hanya menjaga ketertiban, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial, mempererat hubungan antar warga dan menciptakan lingkungan yang aman sebagai fondasi pembangunan Kota Malang ke depan.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *