Daerah

Bawa Nama Malangkuçeçwara, 32 Pramuka Penggalang Siap Tempur di Jamnas XII

16
×

Bawa Nama Malangkuçeçwara, 32 Pramuka Penggalang Siap Tempur di Jamnas XII

Share this article
Bawa Nama Malangkuçeçwara, 32 Pramuka Penggalang Siap Tempur di Jamnas XII
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat bersama Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Malang, Ginanjar Yoni Wardoyo, jajaran pembina dan pendamping, serta 32 Pramuka Penggalang kontingen Kota Malang saat pelepasan menuju Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Cibubur.(Foto:sudutkota.id/Andik Agus Demit)

Sudutkota.id – Sebanyak 32 Pramuka Penggalang terbaik Kota Malang resmi dilepas untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka Cibubur.

Mereka tidak hanya membawa atribut Gerakan Pramuka, tetapi juga mengemban tanggung jawab membawa nama Kota Malang dan Malangkuçeçwara di tingkat nasional, Senin (10/8/2026).

Pelepasan kontingen dilakukan oleh Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Kota Malang. Dalam pesannya, Wahyu meminta para peserta memanfaatkan Jamnas sebagai ruang belajar, membangun karakter, memperluas persahabatan sekaligus menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

Para peserta merupakan Pramuka Penggalang yang terpilih melalui proses seleksi dari lima kecamatan di Kota Malang. Mereka kemudian menjalani pembinaan secara bertahap sebelum dipercaya menjadi bagian dari kontingen Kota Malang pada Jamnas XII.

“Atas nama Pemerintah Kota Malang dan selaku Ketua Majelis Pembimbing Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Malang, saya menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya adik-adik Pramuka Penggalang dari lima kecamatan yang ada di Kota Malang melalui seleksi ketat hingga diperolehnya peserta terbaik yang akan mewakili Kota Malang,” kata Wahyu.

Ia pun memberikan semangat kepada seluruh peserta agar mampu tampil maksimal di kancah nasional.

“Selamat berlaga di kancah nasional. Semoga sukses membawa nama baik Kota Malang yang Mbois Berkelas melalui Gerakan Pramuka,” ujarnya.

Wahyu menegaskan, Jamnas tidak boleh dimaknai hanya sebagai kegiatan berkemah ataupun pertemuan Pramuka dari berbagai daerah.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses pembentukan karakter generasi muda. Melalui aktivitas di alam terbuka, peserta dapat belajar mengenai kemandirian, kepemimpinan, kedisiplinan, tanggung jawab hingga kemampuan bekerja sama.

“Jambore bukan sekadar ajang berkemah atau bertemu dengan sesama Pramuka dari berbagai daerah. Lebih dari itu, Jambore merupakan wadah untuk belajar hidup bersama dalam keberagaman, melatih kemandirian, menumbuhkan kepemimpinan, memperluas persahabatan, serta menanam nilai-nilai gotong royong, disiplin dan tanggung jawab,” tegasnya.

Ia berharap pengalaman selama mengikuti Jamnas menjadi bekal berharga bagi para peserta dalam menjalani kehidupan, baik sebagai pelajar maupun sebagai generasi penerus bangsa.

Wahyu juga berpesan agar seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, menjaga kesehatan, mematuhi seluruh aturan dan menjunjung tinggi kode kehormatan Pramuka.

“Jadilah duta Kota Malang yang mampu menampilkan karakter Pramuka yang berintegritas, berprestasi dan memiliki jiwa persaudaraan yang kuat,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Malang Ginanjar Yoni Wardoyo melaporkan kesiapan kontingen kepada Wali Kota Malang.

Secara keseluruhan, kontingen Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Malang berjumlah 38 orang, terdiri dari satu pimpinan kontingen putra, satu pimpinan kontingen putri, dua pembina pendamping putra, dua pembina pendamping putri serta 32 peserta didik, masing-masing 16 putra dan 16 putri.

Para peserta berasal dari berbagai satuan pendidikan di Kota Malang. Di antaranya SMP Negeri 3 Malang, SMP Negeri 4 Malang, SMP Negeri 15 Kota Malang, SMP Negeri 18 Kota Malang, SMP Negeri 20 Kota Malang, SMP Negeri 21 Kota Malang, SMP Negeri 28 Kota Malang, MTs Negeri 1 Kota Malang dan MTs Negeri 2 Kota Malang.

Kontingen juga diperkuat peserta dari Sekolah Rakyat Menengah Pertama 16 Kota Malang, SMP Brawijaya Smart School, SMP Insan Amanah Kota Malang, SMP Sabilillah Kota Malang, SMP IT As-Salam Kota Malang, SMP IT Insan Permata serta MTs Al Hayat Islamiyah Kota Malang.

Ginanjar mengatakan, persiapan kontingen dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Pembinaan melibatkan tim dari unsur pelatih Pusdiklatcab Citra Raga serta pembina dan pelatih yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan Jamnas.

“Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Malang telah melaksanakan proses pembinaan secara bertahap dan berkelanjutan,” jelasnya.

Ia berharap dukungan dan doa dari Pemerintah Kota Malang, Majelis Pembimbing, Kwartir, Kamabigus, pembina, orang tua serta seluruh masyarakat Kota Malang agar kontingen mampu menjalankan tugas dengan baik dan kembali dalam kondisi selamat.

Ginanjar secara khusus mengingatkan peserta bahwa keberangkatan ke Cibubur membawa tanggung jawab yang lebih besar. Mereka bukan sekadar mengikuti agenda Pramuka, melainkan menjadi duta Kota Malang.

“Hari ini bukan sekadar acara pelepasan. Hari ini adalah momentum keberangkatan putra-putri para duta Kota Malang,” ujarnya.

Menurut Ginanjar, seluruh anggota kontingen membawa nama Kota Malang dan masyarakatnya.

“Kita bukan hanya membawa nama Pramuka, tapi kita membawa nama Kota Malang, Malangkuçeçwara. Kita membawa nama seluruh masyarakat Kota Malang,” tegasnya.

Karena itu, ia meminta seluruh peserta menunjukkan karakter Pramuka Kota Malang yang berani, disiplin, mandiri, berkarakter dan kreatif.

Di Jamnas XII, peserta juga akan mendapatkan pengalaman langsung dalam menghargai perbedaan, bekerja sama, memimpin dan dipimpin hingga belajar menyelesaikan berbagai persoalan secara mandiri.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *