KOTA MALANG, Sudutkota.id – Tujuh tumpeng dikirim Polresta Malang Kota ke sejumlah satuan TNI di wilayah Kota Malang pada momentum HUT ke-81 TNI, Senin (5/10/2026).
Di balik tradisi tersebut, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol. Danang Setiyo Pambudi Sukarno menyelipkan pesan yang jauh lebih besar. Menurutnya, tantangan keamanan yang semakin kompleks tidak mungkin dihadapi oleh satu institusi secara sendiri-sendiri.
“Tumpeng ini merupakan bentuk apresiasi dan rasa hormat kami kepada TNI. Kami, TNI dan Polri, terus membangun soliditas, bersinergi dan bersama-sama menjaga keamanan serta kedaulatan NKRI, hingga lingkup wilayah terkecil,” ujar Kombes Danang.
Bagi Danang, pemberian tumpeng bukan sekadar seremoni HUT TNI. Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa hubungan TNI-Polri harus terus diperkuat melalui komunikasi, koordinasi dan kerja bersama, terutama ketika berhadapan langsung dengan dinamika masyarakat.
Salah satu tumpeng diberikan di Lapangan Brawijaya Rampal seusai Upacara Peringatan HUT ke-81 TNI Tahun 2026. Upacara dengan tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” itu diikuti sekitar 1.200 peserta yang terdiri dari personel TNI-Polri serta tamu undangan.
Kebersamaan terlihat seusai upacara ketika Danang mendapat potongan tumpeng langsung dari Danlanal Malang Kolonel Laut (P) Agus Haryanto.
Menurut Danang, momen tersebut menggambarkan pentingnya hubungan yang tidak hanya dibangun melalui tugas formal, tetapi juga komunikasi dan kebersamaan antarpersonel.
“Soliditas TNI-Polri, pemerintah, masyarakat terutama di Kota Malang harus terus dirawat. Tantangan keamanan semakin kompleks sehingga sinergi dan komunikasi menjadi kekuatan penting dalam menjaga masyarakat,” tegasnya.
Pesan itu kemudian diterjemahkan Polresta Malang Kota dengan mendistribusikan enam tumpeng lainnya ke sejumlah satuan TNI di wilayah Kota Malang. Tumpeng tersebut dikirim ke Makorem, Makodim, serta jajaran Koramil di wilayah Kota Malang.
Yakni Koramil Blimbing, Koramil Lowokwaru, Koramil Sukun, Koramil Klojen dan Koramil Kedungkandang. Pengiriman dilakukan melalui jajaran Polresta Malang Kota bersama masing-masing Polsek sebagai bentuk komunikasi langsung dengan satuan TNI di tingkat kewilayahan.
Danang menegaskan bahwa soliditas tidak cukup hanya ditampilkan ketika dua institusi berada dalam satu panggung upacara. Sinergi harus hadir dalam pelaksanaan tugas dan dirasakan masyarakat.
“Ketika menghadapi tantangan keamanan, kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Koordinasi dan sinergi harus terus diperkuat,” ujarnya.
Menurut Danang, perubahan lingkungan strategis juga harus menjadi perhatian bersama. Ketidakpastian global, dinamika ruang informasi dan kognitif, ancaman terhadap keutuhan wilayah serta tuntutan integritas dalam pengelolaan sumber daya negara membutuhkan kesiapan seluruh institusi negara.
“Karena itu, TNI dan Polri harus terus membangun komunikasi dan memperkuat soliditas. Tantangan yang ada membutuhkan kerja bersama,” kata Danang.
Ia menambahkan, sinergitas tersebut juga harus diperkuat hingga lini paling bawah. Sebab, personel TNI dan Polri yang bersentuhan langsung dengan masyarakat memiliki posisi penting dalam menjaga stabilitas keamanan di lingkungan masing-masing.
Babinsa dan Bhabinkamtibmas, menurut Danang, merupakan bagian dari kekuatan kewilayahan yang harus terus membangun komunikasi dengan masyarakat.
“Soliditas harus terus dirawat sampai lingkup wilayah terkecil. Kita bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban dan kedaulatan NKRI sesuai tugas dan kewenangan masing-masing,” tegasnya.
Danang juga menilai momentum HUT ke-81 TNI harus menjadi ruang untuk memperkuat profesionalisme, loyalitas dan semangat pengabdian seluruh personel.
Sebab, menurutnya, ancaman keamanan tidak selalu muncul dalam bentuk yang mudah terlihat. Perubahan situasi global, perkembangan informasi dan dinamika sosial menuntut aparat untuk semakin cepat berkoordinasi dan membaca persoalan di tengah masyarakat.
“Sinergi TNI-Polri, pemerintah dan masyarakat harus terus diperkuat. Kita harus bersama-sama menjaga Kota Malang agar tetap aman dan kondusif,” pungkas Danang.




















