Nasional

Revitalisasi Sekolah Pascabencana Dikebut, DPR Minta Tak Sekadar Kejar Target

13
×

Revitalisasi Sekolah Pascabencana Dikebut, DPR Minta Tak Sekadar Kejar Target

Share this article
Revitalisasi Sekolah Pascabencana Dikebut, DPR Minta Tak Sekadar Kejar Target
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Kurniasih Mufidayati, mendorong pemerintah mempercepat revitalisasi sekolah pasca bencana.(foto:sudutkota.id/staff)

Sudutkota.id – Upaya pemerintah mempercepat revitalisasi dan rehabilitasi sekolah yang rusak akibat bencana hidrometeorologi di Sumatera mendapat dukungan dari DPR.

Namun, percepatan itu diingatkan agar tidak berhenti pada pemenuhan target pembangunan fisik, melainkan juga menghasilkan sekolah yang lebih aman terhadap ancaman bencana di masa depan.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Kurniasih Mufidayati, mengapresiasi langkah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang menggandeng pemerintah daerah serta TNI dalam mempercepat perbaikan sekolah-sekolah terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Menurutnya, momentum libur sekolah harus dimanfaatkan agar proses rehabilitasi tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar.

“Kita mendukung rencana percepatan revitalisasi dan rehabilitasi sekolah terdampak bencana hidrometeorologi di wilayah Sumatera, terlebih saat ini masa liburan sekolah. Semoga dengan kolaborasi semua pihak, anak-anak di Aceh, Sumut, dan Sumbar bisa kembali bersekolah dengan bangunan yang aman dan nyaman,” ujar Kurniasih dalam keterangannya, Senin (29/6/2026).

Politikus Fraksi PKS itu menilai target pemerintah menyelesaikan sebagian besar revitalisasi sekolah pada tahun ajaran 2026/2027 layak didukung. Meski demikian, ia menekankan bahwa penyediaan ruang kelas darurat yang memadai tetap harus menjadi prioritas agar hak siswa memperoleh pendidikan tidak terhenti selama proses pembangunan berlangsung.

Kurniasih mengingatkan, wilayah Sumatera merupakan kawasan yang berulang kali dilanda banjir, tanah longsor, hingga cuaca ekstrem. Karena itu, pembangunan sekolah pascabencana tidak boleh sekadar mengganti bangunan yang rusak, tetapi juga harus menerapkan standar konstruksi yang lebih tangguh terhadap risiko bencana.

“Kita tidak hanya membangun kembali gedung sekolah yang rusak, tetapi juga harus membangun sekolah yang lebih kuat, lebih aman, dan memiliki standar mitigasi bencana yang baik,” katanya.

Ia juga meminta pemerintah daerah memperkuat koordinasi lintas sektor dengan melibatkan masyarakat agar percepatan rehabilitasi berjalan efektif. Menurutnya, keberhasilan pemulihan pendidikan bergantung pada sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat.

“Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan percepatan revitalisasi sekolah. Pendidikan harus menjadi prioritas dalam proses pemulihan pascabencana,” pungkasnya.

Kurniasih berharap seluruh sekolah terdampak di berbagai wilayah Sumatera dapat segera kembali beroperasi secara normal sehingga siswa dapat belajar dengan tenang dan guru dapat menjalankan proses pembelajaran secara optimal.

“Investasi terbaik pascabencana adalah memastikan anak-anak kembali belajar di ruang kelas yang aman. Masa depan mereka tidak boleh tertunda akibat kerusakan fasilitas pendidikan,” tuturnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *