Daerah

Jelang May Day, Polresta Malang Kota Kerahkan 500 Personel

18
×

Jelang May Day, Polresta Malang Kota Kerahkan 500 Personel

Share this article
Jelang May Day, Polresta Malang Kota Kerahkan 500 Personel
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana menyapa peserta apel sekaligus berjabat tangan dengan perwakilan komunitas dalam Apel Besar Sabuk Kamtibmas di Lapangan Polresta Malang Kota, Kamis (30/4/2026).(foto:sudutkota.id/mit)

Sudutkota.id – Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), Polresta Malang Kota memperkuat pengamanan sekaligus merapatkan barisan bersama elemen masyarakat.

Sedikitnya 500 personel gabungan disiagakan untuk mengawal potensi aksi massa agar tetap berjalan aman dan kondusif.

Penguatan tersebut ditandai melalui Apel Besar Sabuk Kamtibmas yang digelar di Lapangan Polresta Malang Kota, Kamis (30/4/2026). Apel ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol kesiapan sekaligus konsolidasi lintas elemen dalam menjaga stabilitas keamanan kota.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana, menegaskan bahwa menjaga kondusifitas wilayah tidak bisa hanya mengandalkan aparat. Menurutnya, kekuatan utama justru terletak pada soliditas antara kepolisian dan masyarakat.

“Keamanan bukan hanya tanggung jawab polisi, tapi kebutuhan bersama. Kita kuat karena kebersamaan. Tanpa dukungan masyarakat, mustahil situasi tetap kondusif,” tegasnya.

Apel ini melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari Banser, Kokam, Senkom, Aremania, komunitas ojek online, relawan ambulans, hingga mahasiswa. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata bahwa jejaring sosial di Kota Malang masih solid dalam menjaga ketertiban.

Putu Kholis juga mengingatkan bahwa berbagai agenda besar sepanjang awal tahun 2026 mampu dilalui dengan aman berkat kolaborasi erat antara aparat dan warga.

Ia pun mengajak seluruh elemen untuk mempertahankan kekompakan tersebut, terutama menghadapi momentum May Day yang identik dengan aksi penyampaian aspirasi.

“Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk bersinergi. Kunci menjaga Kota Malang tetap aman ada pada kebersamaan kita,” imbuhnya.

Sementara itu, Kabag Ops Polresta Malang Kota, Kompol Wiwin Rusli, memastikan pihaknya telah menyiapkan skema pengamanan terpadu. Aksi yang diperkirakan melibatkan 300 hingga 500 massa dari unsur buruh dan mahasiswa akan menjadi fokus pengawalan.

Massa dijadwalkan berkumpul di kawasan Alun-Alun Merdeka sebelum bergerak menuju Balai Kota Malang pada siang hari. Untuk mengantisipasi potensi gangguan, ratusan personel dari Polri, TNI, Satpol PP, hingga Dinas Perhubungan akan disebar di sejumlah titik strategis.

“Pengamanan kami lakukan maksimal, tapi tetap mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif. Aspirasi tetap kami fasilitasi, namun ketertiban umum harus dijaga,” jelas Wiwin.

Selain itu, rekayasa lalu lintas juga akan diterapkan secara situasional, khususnya di kawasan Jalan Tugu. Penutupan jalan bisa dilakukan sewaktu-waktu menyesuaikan kondisi di lapangan.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *