MALANG, Sudutkota.id – Di tengah tekanan harga kebutuhan pokok yang masih menjadi beban masyarakat, Perum Bulog Cabang Malang menyalurkan bantuan pangan kepada ratusan ribu warga di wilayah Malang Raya dan Pasuruan Raya.
Sebanyak 623.725 penerima bantuan pangan (PBP) menjadi sasaran program tersebut. Bantuan disalurkan melalui 69 kecamatan dan 870 desa, dengan total komoditas yang digelontorkan mencapai 12.474 ton beras dan 2.494.900 liter minyak goreng.
Salah satu penyaluran berlangsung di Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, Rabu (10/6/2026). Program ini menjadi bagian dari intervensi pemerintah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menjaga daya beli ketika harga pangan mengalami kenaikan.
Pemimpin Cabang Perum Bulog Malang, M. Nurjuliansyah Rachman, saat dikonfirmasi Kamis (27/8/2026), mengatakan bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi stimulus bagi masyarakat penerima.
“Insya Allah diharapkan ini sebagai stimulus untuk masyarakat penerima untuk meringankan beban mereka dalam memenuhi kebutuhan pokoknya,” ujarnya.
Menurut Nurjuliansyah, jumlah penerima bantuan di wilayah kerja Bulog Cabang Malang mencapai sekitar 623 ribu penerima yang tersebar di Malang Raya dan Pasuruan Raya.
Ia menegaskan, penyaluran bantuan tersebut ditargetkan berjalan sesuai jadwal. Bulog juga memastikan ketersediaan stok dan distribusi agar bantuan dapat diterima masyarakat.
Bagi masyarakat penerima, bantuan tersebut dinilai cukup berarti di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.
Rahayu Setyowati, salah seorang penerima bantuan, mengaku terbantu karena kondisi usahanya sedang sepi.
“Program ini sangat bagus sekali dan sangat membantu karena sekarang ini usaha sedang sepi. Adanya program ini sangat membantu sekali,” ujarnya.
Rahayu mengatakan dirinya menerima 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.
Besarnya volume bantuan yang disalurkan menunjukkan skala intervensi pemerintah untuk menjaga akses masyarakat terhadap kebutuhan pangan. Namun, di sisi lain, tingginya jumlah penerima juga menggambarkan masih besarnya kebutuhan masyarakat terhadap bantuan untuk memenuhi kebutuhan pokok.
Bulog Malang memastikan beras dan minyak goreng yang disalurkan telah memenuhi standar kualitas sehingga layak dan aman dikonsumsi. Ketersediaan stok juga terus dijaga agar distribusi bantuan tidak tersendat.
Dengan sasaran mencapai lebih dari 623 ribu penerima, bantuan pangan ini diharapkan tidak berhenti sebagai bantuan sesaat, tetapi mampu menjadi bantalan bagi masyarakat menghadapi tekanan harga kebutuhan pokok.





















