Daerah

Dinas Perhubungan Kota Kediri Terapkan Rekayasa Lalu Lintas, Penutupan Jalan PB Sudirman

11
×

Dinas Perhubungan Kota Kediri Terapkan Rekayasa Lalu Lintas, Penutupan Jalan PB Sudirman

Share this article
Dinas Perhubungan Kota Kediri Terapkan Rekayasa Lalu Lintas, Penutupan Jalan PB Sudirman
Pengaturan lalu lintas di Jalan PB Sudirman Kota Kediri, imbas pengerjaan drainase.(Foto:sudutkota.id/kris)

Sudutkota.idDinas Perhubungan (Dishub) Kota Kediri menyiapkan rekayasa lalu lintas menyusul dimulainya penutupan Jalan PB Sudirman pada, Jumat (7/8/2026).

Penutupan dilakukan untuk mendukung pekerjaan pembangunan crossing drainase oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), yang dijadwalkan berlangsung hingga 18 Agustus 2026.

Melalui pengaturan arus kendaraan yang telah disiapkan secara matang, Dishub Kota Kediri berupaya memastikan mobilitas masyarakat tetap berjalan lancar sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan selama proses pembangunan berlangsung.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri, Arif Cholisudin, menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas disusun berdasarkan hasil koordinasi lintas instansi dengan mempertimbangkan kelancaran arus kendaraan di sekitar lokasi pekerjaan.

“Penutupan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap pembangunan infrastruktur yang sedang dilakukan. Kami telah menyiapkan pola rekayasa lalu lintas agar dampak terhadap aktivitas masyarakat dapat diminimalkan. Kami juga mengimbau masyarakat untuk mengikuti rambu-rambu serta arahan petugas di lapangan,” ujar Arif Cholisudin.

Selama pekerjaan berlangsung, kendaraan roda empat tidak diperbolehkan melintasi lokasi proyek. Sementara itu, kendaraan roda dua masih dapat melintas melalui sisi timur dengan memanfaatkan area trotoar yang belum dibangun. Arus kendaraan roda dua akan diatur secara bergantian oleh petugas yang berjaga di lokasi.

Untuk mengantisipasi kepadatan, Dishub Kota Kediri juga menerapkan rekayasa arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan. Kendaraan roda empat dari arah Bandar Ngalim melalui Jalan Brigjen Katamso akan dan tidak dapat melintasi titik pekerjaan. Meski demikian, kendaraan yang memiliki tujuan di sepanjang Jalan PB Sudirman sebelum lokasi proyek tetap diperbolehkan masuk.

Selain itu, Jalan Sultan Agung diberlakukan rekayasa lalu lintas satu arah sementara bagi kendaraan roda empat dari timur menuju barat. Kebijakan tersebut diterapkan sebagai langkah mengurai antrean kendaraan yang berpotensi terjadi di kawasan Simpang Jalan Kilisuci.

Sementara kendaraan roda empat dari arah barat, tepatnya dari Simpang Bandara Alim, akan diarahkan menuju timur. Adapun kendaraan roda dua tetap dapat melintas ke arah utara melalui Jalan Sultan Agung maupun memanfaatkan jalan-jalan lingkungan sebagai jalur alternatif.

Arif Cholisudin menambahkan bahwa Dishub Kota Kediri akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi selama pekerjaan berlangsung. Apabila kondisi di lapangan memerlukan penyesuaian, rekayasa lalu lintas akan segera disempurnakan agar arus kendaraan tetap terkendali.

“Kami berharap masyarakat dapat menyesuaikan rute perjalanan selama masa pekerjaan ini. Dengan kerja sama seluruh pengguna jalan dalam mematuhi pengaturan lalu lintas, kami optimistis mobilitas tetap berjalan aman, tertib, dan lancar hingga proyek selesai. Apabila pekerjaan dapat diselesaikan lebih cepat dari jadwal, maka ruas jalan akan segera dibuka kembali untuk umum,” pungkasnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *