Daerah

Tinggal Sebulan, Proyek SMP Unggulan Al Ittihad Jombang Disebut Belum Capai Target

8
×

Tinggal Sebulan, Proyek SMP Unggulan Al Ittihad Jombang Disebut Belum Capai Target

Share this article
Tinggal Sebulan, Proyek SMP Unggulan Al Ittihad Jombang Disebut Belum Capai Target
Anggota Komisi C DPRD Jombang saat sidak ke lokasi proyek revitalisasi.(Sudutkota.id/Elok Apriyanto)

JOMBANG, Sudutkota.id – Proyek pembangunan di SMP Unggulan Al Ittihad, Desa Rejoselamet, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, mendapat sorotan Komisi C DPRD Jombang.

Dewan mempertanyakan progres proyek yang dibiayai APBN sekitar Rp2 miliar tersebut karena masa pengerjaan tinggal sekitar satu bulan.

Ketua Komisi C DPRD Jombang, M Zahrul Jihad mengatakan, pihaknya melakukan pemantauan langsung untuk melihat perkembangan proyek pembangunan sekolah tersebut.

Dari hasil inspeksi mendadak (sidak), dewan mengaku khawatir pekerjaan tidak rampung sesuai jadwal.

’’Waktunya tinggal sekitar satu bulan, tetapi dari pantauan kami pekerjaan masih terlihat jauh dari selesai,’’ ujarnya, Senin (21/9/2026).

Zahrul menyebut pihak pekerja mengklaim progres pembangunan telah mencapai sekitar 70 persen. Namun, angka tersebut menurutnya masih perlu dicermati karena kondisi fisik bangunan di lapangan dinilai belum menunjukkan capaian sebesar itu.

’’Tadi pekerja menyampaikan sudah 70 persen. Tetapi kalau melihat kondisi fisiknya, sepertinya belum sampai segitu,’’ ungkapnya.

Selain progres pekerjaan, Komisi C DPRD Jombang juga menyoroti papan informasi proyek. Saat sidak berlangsung, papan informasi disebut belum terpasang. Papan tersebut kemudian dipasang setelah ditanyakan oleh anggota dewan.

’’Yang jadi perhatian juga, papan informasi proyek belum dipasang. Setelah kami tanyakan tadi, baru kemudian dipasang,’’ kata Zahrul.

Dewan juga mengaku belum mendapatkan penjelasan secara detail mengenai penggunaan anggaran sekitar Rp2 miliar tersebut.

Komisi C masih ingin memastikan peruntukan anggaran, apakah digunakan untuk pembangunan gedung sekolah maupun fasilitas pendukung lainnya.

’’Kami juga belum tahu secara detail anggaran Rp2 miliar itu untuk pembangunan gedung sekolah atau fasilitas lainnya. Ini yang akan kami minta penjelasan,’’ tegasnya.

Anggota Komisi C DPRD Jombang Syaifullah menambahkan, kondisi fisik bangunan saat sidak membuat pihaknya mempertanyakan kemampuan kontraktor menyelesaikan pekerjaan sesuai tenggat.

Berdasarkan informasi pada papan proyek, pembangunan SMP Unggulan Al Ittihad dijadwalkan rampung pada 28 Oktober 2026. Namun, berdasarkan pantauan di lapangan, Syaifullah memperkirakan progres pembangunan masih sekitar 50 persen.

’’Kalau melihat kondisi bangunannya, sepertinya tidak selesai. Informasinya berakhir 28 Oktober, tetapi pekerjaan yang terlihat masih sekitar 50 persenan,’’ ujarnya.

Atas kondisi tersebut, Komisi C DPRD Jombang berencana memanggil Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jombang dalam waktu dekat.

Pemanggilan tidak hanya membahas proyek SMP Unggulan Al Ittihad, tetapi juga sejumlah proyek revitalisasi sekolah lainnya di Kabupaten Jombang.

’’Dalam waktu dekat akan kami panggil Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Ada puluhan proyek revitalisasi sekolah yang perlu kami mintai penjelasan. Intinya semua akan kami minta penjelasan,’’ tandasnya.

Sementara itu, Hidayat, mandor pekerjaan proyek SMP Unggulan Al Ittihad, membantah kekhawatiran DPRD terkait progres pembangunan.

Dia menyebut pekerjaan saat ini telah mencapai sekitar 70 persen. ’’Progresnya sudah 70 persen. Kami optimistis selesai tepat waktu,’’ katanya.

Menurut Hidayat, pihaknya masih memiliki cukup banyak tenaga untuk mengejar target penyelesaian proyek. Saat ini sekitar 28 pekerja dikerahkan di lokasi.

Pengerjaan juga akan dilakukan dengan sistem lembur untuk mempercepat penyelesaian proyek sebelum batas waktu yang ditentukan.

Terkait papan informasi proyek yang sebelumnya belum terpasang saat sidak, Hidayat menyebut pemasangannya masih menunggu. ’’Untuk papan informasi, masih menunggu hoki,’’ pungkasnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *