Daerah

Bukan Cuma Pembekalan, Denpom V/3 Malang Uji Kemampuan Prajurit Kendalikan Kendaraan

24
×

Bukan Cuma Pembekalan, Denpom V/3 Malang Uji Kemampuan Prajurit Kendalikan Kendaraan

Share this article
Bukan Cuma Pembekalan, Denpom V/3 Malang Uji Kemampuan Prajurit Kendalikan Kendaraan
Dandenpom V/3 Malang Letkol Cpm Sintong P. Hutabarat saat diwawancarai awak media usai kegiatan Safety Riding dan Driving Campaign di Kota Malang, Rabu (16/9/2026).(Sudutkota.id/Andik Agus Demit)

KOTA MALANG, Sudutkota.id – Denpom V/3 Malang tak ingin kegiatan Safety Riding dan Driving Campaign Tahun 2026 berhenti sebatas pembekalan teori.

Sekitar 100 personel TNI dari berbagai satuan di wilayah Malang tidak hanya menerima materi keselamatan berlalu lintas, tetapi juga diuji kemampuan mengendalikan kendaraan melalui praktik langsung di lapangan.

Kegiatan tersebut digelar Rabu (16/9/2026), dengan rangkaian agenda mulai dari pembekalan teori hingga praktik safety riding dan driving di Lapangan Rampal.

Dandenpom V/3 Malang Letkol Cpm Sintong P. Hutabarat, S.Hub.Int., S.I mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk penyegaran bagi para pengemudi, khususnya dalam menghadapi kondisi nyata di jalan raya dan berinteraksi dengan pengguna jalan lainnya.

Bukan Cuma Pembekalan, Denpom V/3 Malang Uji Kemampuan Prajurit Kendalikan Kendaraan
Dandenpom V/3 Malang Letkol Cpm Sintong P. Hutabarat foto bersama para peserta usai mengikuti kegiatan Safety Riding dan Driving Campaign Tahun 2026 di Malang, Rabu (16/9/2026).(Sudutkota.id/Andik Agus Demit)

“Kalau untuk materi safety riding itu, utamanya kepada pengemudi itu sendiri. Tapi refreshing, berarti bagaimana kita berhadapan dengan pengguna jalan lain,” ujar Sintong saat diwawancarai awak media.

Menurutnya, keselamatan berkendara tidak cukup hanya dipahami melalui teori. Pengemudi juga harus mampu menerapkan pengetahuan tersebut ketika berada di balik kemudi maupun saat mengendarai kendaraan roda dua.

Karena itu, dalam kegiatan tersebut peserta mendapatkan pembekalan teknik berkendara sekaligus menjalani pengujian kemampuan. Salah satunya berkaitan dengan teknik pengereman, kemampuan parkir, serta bagaimana mengendalikan kendaraan secara baik.

“Makanya tadi ada pelajaran teknik mengerem ataupun nanti pada saat uji, masing-masing akan dicek, dilihat bagaimana mampu parkir ataupun mampu menjalankan kendaraannya dengan baik,” jelasnya.

Sintong menegaskan, pemahaman mengenai safety riding bukan sekadar mengajarkan kembali cara mengemudi. Hal yang lebih penting adalah bagaimana pengemudi mampu memahami keselamatan dirinya sekaligus memperhatikan keberadaan pengguna jalan lain.

“Jangan mengira arti kita mengadakan safety riding itu mengajari keselamatan kerja kita. Mungkin fokusnya ke demo yang tadi bukan seperti itu,” tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Denpom V/3 Malang menggandeng sejumlah pihak untuk memberikan pembekalan. Polresta Malang Kota memberikan materi mengenai tata tertib berlalu lintas, sementara Dinas Perhubungan Kota Malang menyampaikan materi terkait keselamatan berlalu lintas.

Jasa Raharja Kota Malang turut memberikan pemahaman mengenai peran asuransi dalam kecelakaan lalu lintas. Sedangkan Denkesyah Malang memberikan materi pertolongan pertama pada kecelakaan kendaraan bermotor di jalan raya.

Peserta juga mendapatkan materi mengenai kesiapan kendaraan sebelum digunakan serta faktor-faktor yang dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas dari pemateri terkait.

Peserta berasal dari berbagai satuan, di antaranya jajaran Balakdam V/Brawijaya, Balakrem 083/Baladhika Jaya, Divisi 2 Kostrad, Yonif 512/QY, Yon Zipur 5/ABW, Yonkav 3/AC, Yon TP 534/Vira Dharma serta sejumlah satuan TNI lainnya di wilayah Malang.

Setelah pembekalan teori, peserta kemudian mengikuti praktik Safety Riding dan Driving di Lapangan Rampal. Pada sesi inilah kemampuan personel dalam mengoperasikan kendaraan diuji secara langsung.

Menurut Sintong, praktik tersebut diperlukan agar materi yang diberikan tidak berhenti sebagai pengetahuan, melainkan dapat diterapkan ketika personel menggunakan kendaraan dalam aktivitas sehari-hari.

Kemampuan mengerem, melakukan parkir dan mengendalikan kendaraan menjadi bagian yang diperhatikan dalam praktik tersebut. Pengemudi juga dituntut memahami situasi sekitar agar tidak hanya berorientasi pada keselamatan dirinya sendiri.

“Yang diperlukan ataupun yang dipahami, bagaimana mampu parkir ataupun mampu menjalankan kendaraannya dengan baik,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, Denpom V/3 Malang mendorong para personel yang menggunakan kendaraan untuk semakin memahami aspek keselamatan, keterampilan berkendara dan kewaspadaan ketika berada di jalan raya.

Bagi Denpom V/3 Malang, kemampuan mengemudi bukan hanya soal bisa menjalankan kendaraan, tetapi juga bagaimana kendaraan tersebut dikendalikan dengan benar dan tetap memperhatikan keselamatan pengguna jalan lainnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *