Lingkungan Hidup

Bike to Work di Balai Kota Malang, DLH Hadir Bawa Misi Pengurangan Emisi dan Sampah

16
×

Bike to Work di Balai Kota Malang, DLH Hadir Bawa Misi Pengurangan Emisi dan Sampah

Share this article
Bike to Work di Balai Kota Malang, DLH Hadir Bawa Misi Pengurangan Emisi dan Sampah
Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang, bersama jajaran dan petugas kebersihan saat mengikuti Apel Gerakan Bersepeda ke Kantor (Bike to Work) yang dirangkai dengan Gebyar Pelayanan Publik dan UMKM di halaman Balai Kota Malang, Jumat (24/4/2026).(foto:sudutkota.id/mit)

Sudutkota.id – Halaman Balai Kota Malang tampak semarak saat digelarnya Apel Gerakan Bersepeda ke Kantor (Bike to Work) yang dirangkai dengan Gebyar Pelayanan Publik dan UMKM.

Kegiatan ini diikuti berbagai elemen perangkat daerah, komunitas, hingga masyarakat umum yang antusias memeriahkan agenda tersebut, pada Jumat (24/4/2026).

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang turut hadir dalam kegiatan ini sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan transportasi ramah lingkungan.

Kehadiran DLH dipimpin langsung oleh Plt Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang, bersama jajaran serta para petugas kebersihan.

Partisipasi DLH dalam Bike to Work menjadi langkah nyata dalam mendorong pengurangan emisi kendaraan bermotor di wilayah perkotaan. Selain itu, momentum ini juga dimanfaatkan untuk mengampanyekan pengelolaan sampah yang lebih baik serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Kegiatan Bike to Work sendiri dirangkai dengan kehadiran peserta dalam Gebyar Pelayanan Publik dan UMKM. Berbagai layanan publik disediakan bagi masyarakat, sementara pelaku UMKM turut memamerkan produk unggulan mereka. Antusiasme warga terlihat tinggi, baik dalam memanfaatkan layanan maupun mendukung produk lokal.

Dalam keterangannya, Raymond menegaskan bahwa gerakan ini memiliki dampak besar jika dilakukan secara konsisten. Ia menyebut penggunaan sepeda sebagai alternatif transportasi merupakan salah satu solusi sederhana namun efektif untuk menekan polusi udara di Kota Malang.

“Gerakan Bike to Work ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi bagian dari upaya membangun kebiasaan baru yang lebih ramah lingkungan. Jika dilakukan bersama-sama dan berkelanjutan, dampaknya akan signifikan bagi kualitas udara kota,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kehadiran petugas kebersihan dalam kegiatan ini juga menjadi pengingat akan pentingnya peran mereka dalam menjaga kebersihan kota setiap hari.

“Kami ingin masyarakat semakin sadar bahwa menjaga kebersihan bukan hanya tugas petugas, tetapi tanggung jawab bersama. Mulai dari hal kecil seperti mengurangi sampah plastik hingga membuang sampah pada tempatnya,” tambahnya.

Raymond juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, masyarakat, komunitas, dan pelaku usaha menjadi kunci dalam mewujudkan Kota Malang yang berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, DLH Kota Malang berharap pesan tentang pentingnya transportasi ramah lingkungan serta pengelolaan sampah dapat semakin luas diterima masyarakat, sekaligus menjadi pemicu gerakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *