KOTA MALANG, Sudutkota.id – Kontingen Kota Malang mulai menunjukkan hasil dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) ke-15 dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (Peparda) ke-3 Provinsi Jawa Timur 2026.
Hingga Senin (2/11/2026), atlet Kota Malang telah mengoleksi tiga medali emas, tiga perak, dan lima perunggu.
Capaian tersebut disampaikan Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Dr. Arif Tri Sastyawan, S.STP., M.Si., saat menyampaikan laporan pelepasan kontingen Kota Malang, Senin (2/11/2026).
Arif mengatakan, keikutsertaan Kota Malang dalam Popda dan Peparda merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat pembinaan sekaligus mengembangkan potensi atlet pelajar di berbagai cabang olahraga.
“Pada kegiatan Popda ke-15 dan Peparda ke-3 Provinsi Jawa Timur tahun 2026 ini, Kota Malang mengirimkan atlet untuk mengikuti 27 cabang olahraga. Selain itu, ada satu cabang olahraga paralimpik serta tiga cabang olahraga ekshibisi,” ujar Arif.
Ia menjelaskan, pelaksanaan Popda dan Peparda Jawa Timur 2026 berlangsung di dua daerah. Pertandingan di Surabaya digelar pada 29 Oktober hingga 5 November 2026, sedangkan pelaksanaan di Kabupaten Ngawi berlangsung mulai 4 hingga 11 November 2026.
“Untuk kontingen Popda, Kota Malang mengirimkan sebanyak 335 atlet. Kemudian satu atlet untuk Peparda dan 20 atlet untuk cabang olahraga ekshibisi. Dengan demikian, total atlet yang diberangkatkan mencapai 356 orang,” jelasnya.
Menurut Arif, 27 cabang olahraga yang diikuti meliputi akuatik, atletik, angkat besi, balap sepeda, bola voli indoor, judo, karate, kempo, menembak, MMA, selam, senam, sepak bola, ski air, taekwondo, bola voli pantai, bola basket, bulu tangkis, gulat, panahan, panjat tebing, petanque, pencak silat, tenis, tenis meja, tinju, dan futsal.
Sementara untuk cabang olahraga paralimpik, Kota Malang mengikuti nomor para atletik. Adapun tiga cabang olahraga ekshibisi yang diikuti yakni catur, gateball, dan muaythai.
“Selain atlet, kami juga menyiapkan 68 pelatih dan ofisial untuk Popda serta satu orang pelatih dan ofisial untuk Peparda. Seluruh unsur tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung kesiapan dan kelancaran kontingen selama mengikuti pertandingan,” terangnya.
Arif menambahkan, pelepasan kontingen tersebut memiliki dasar pelaksanaan sejumlah regulasi, di antaranya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan, Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2024, Peraturan Wali Kota Nomor 20 Tahun 2026, serta Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2026.
“Melalui keikutsertaan ini, kami berharap pembinaan olahraga di Kota Malang semakin berkembang. Bukan hanya untuk mengikuti kompetisi, tetapi juga memberikan ruang bagi atlet pelajar untuk meningkatkan kemampuan, menambah pengalaman bertanding, dan meraih prestasi di tingkat provinsi maupun jenjang berikutnya,” pungkas Arif.
Sementara itu, Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM., menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, ofisial, dan pihak yang telah mempersiapkan kontingen Kota Malang.
Wahyu menegaskan, Kota Malang memiliki potensi besar dalam bidang olahraga, termasuk dari kalangan pelajar. Potensi tersebut perlu dikembangkan melalui pembinaan yang terarah dan berkelanjutan.
“Kota Malang merupakan salah satu kota besar dalam bidang olahraga, termasuk di kalangan pelajar. Potensi ini perlu terus dikembangkan melalui pembinaan yang baik dan berkelanjutan sehingga para atlet memiliki kesempatan untuk mengasah kemampuan, menambah pengalaman, dan meraih prestasi pada tingkat yang lebih tinggi,” kata Wahyu.
Ia menyebut, Popda dan Peparda bukan sekadar ajang kompetisi untuk memperebutkan medali. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi atlet untuk menunjukkan hasil latihan serta kemampuan terbaiknya.
“Melalui Peparda, kita juga kembali diingatkan bahwa kesempatan untuk berprestasi adalah milik semua. Keterbatasan bukanlah alasan untuk berhenti melangkah. Justru dari semangat para atlet inilah kita belajar bahwa prestasi lahir dari keberanian untuk berusaha, ketekunan untuk berlatih, dan kemauan untuk terus memberikan yang terbaik,” tegasnya.
Wahyu juga menyampaikan selamat kepada seluruh atlet yang telah terpilih mewakili Kota Malang. Apresiasi turut diberikan kepada para pelatih, ofisial, dan pendamping yang telah bekerja mempersiapkan atlet hingga siap bertanding.
“Kepada seluruh atlet yang saya banggakan, selamat bertanding. Tunjukkan semangat juang dan kemampuan terbaik kalian. Junjung tinggi sportivitas, hormati setiap lawan, jaga kesehatan dan kekompakan, serta ikuti arahan para pelatih dan ofisial,” imbuhnya.
Ia berharap seluruh kontingen tidak hanya berorientasi pada perolehan medali, tetapi juga mampu menjaga sikap dan nama baik daerah selama mengikuti seluruh rangkaian pertandingan.
“Kita tentu ingin kontingen Kota Malang meraih prestasi yang membanggakan. Namun, lebih dari itu, saya ingin kalian bertanding dengan sikap yang baik dan menjaga nama baik Kota Malang di setiap kesempatan. Jadikan kesempatan ini sebagai pengalaman berharga untuk berkembang dan meningkatkan prestasi,” pungkas Wahyu.





















