KOTA MALANG, Sudutkota.id – Ribuan warga kurang mampu di Kota Malang mulai menerima bantuan sosial tunai (BST). Sebanyak 2.763 penerima manfaat yang tersebar di lima kecamatan menjadi sasaran penyaluran bantuan tersebut.
Wali Kota Malang, Dr. Wahyu Hidayat mengatakan, bantuan sosial tunai ini diberikan untuk periode tiga bulan sekaligus, yakni Juli, Agustus, dan September 2026.
“Bantuan sosial tunai itu memang sesuai dengan pemerintah pusat untuk diberikan pada hari ini. Untuk tiga bulan, mulai Juli, Agustus, September,” ujar Wahyu, Senin (28/9/2026).
Menurutnya, penerima bantuan merupakan warga yang tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) kategori 1 sampai 5. Sasaran utamanya adalah kelompok lansia dan penyandang disabilitas.
“Lansia dan disabilitas dan termasuk yang masuk dalam DTKS,” jelasnya.
Setiap penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp150 ribu per bulan. Karena pencairan dilakukan untuk tiga bulan, maka masing-masing penerima memperoleh total Rp450 ribu.
Jika dihitung berdasarkan 2.763 penerima, total nilai bantuan untuk periode tiga bulan mencapai sekitar Rp1,24 miliar.
Wahyu menyebut, penyaluran dilakukan melalui perwakilan dari masing-masing kecamatan. Setelah bantuan diterima, warga yang masuk dalam daftar penerima manfaat dapat langsung memperoleh hak bantuan sesuai periode yang telah ditetapkan.
“Perwakilan dari tiap-tiap kecamatan sudah kita berikan, dan hari ini juga mereka langsung bisa mendapatkan bantuan sosial tunai itu,” ungkap Wahyu.
Penyaluran tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan bantuan sosial diterima kelompok masyarakat yang telah masuk dalam basis data kesejahteraan pemerintah.
Dengan jumlah penerima mencapai ribuan orang, Pemkot Malang menekankan bahwa sasaran bantuan telah ditentukan berdasarkan data penerima yang tercatat dalam DTKS, khususnya kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan sosial.
Wahyu berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi penerima, terutama lansia dan penyandang disabilitas yang menjadi bagian dari kelompok sasaran.
“Total 2.763 mereka yang mendapatkan dari lima kecamatan,” pungkas Wahyu.





















