Sudutkota.id – Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diwujudkan Polresta Malang Kota bersama masyarakat melalui aksi gotong royong menata lingkungan permukiman di sekitar markas kepolisian, Rabu (12/8/2026).
Kegiatan tersebut difokuskan pada pengecatan tembok pembatas yang berada di sisi Mako Polresta Malang Kota dan berbatasan langsung dengan kawasan permukiman warga. Tembok dengan luasan sekitar 190 meter persegi itu ditata kembali agar kawasan terlihat lebih bersih, rapi dan nyaman.
Kerja bakti melibatkan jajaran internal Polresta Malang Kota, tenaga teknis, pengurus lingkungan, Ketua RT/RW hingga warga sekitar. Keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting karena lokasi yang ditata merupakan ruang yang bersinggungan langsung dengan lingkungan tempat tinggal warga.
Untuk menunjang kegiatan, Polresta Malang Kota menyediakan sejumlah material dan peralatan, di antaranya empat kaleng cat, tujuh kuas rol serta dua set scaffolding. Peralatan tersebut digunakan untuk menjangkau bagian tembok yang lebih tinggi sekaligus memperlancar proses pengecatan.
Kabaglog Polresta Malang Kota Kompol Moch. Budiarto menjelaskan, penataan tersebut merupakan bentuk perhatian bersama terhadap kondisi lingkungan yang berada di sekitar Mako Polresta Malang Kota.
Menurutnya, tembok pembatas bukan sekadar batas fisik antara kawasan kepolisian dengan permukiman warga, tetapi juga menjadi bagian dari wajah lingkungan yang sehari-hari dilihat dan digunakan masyarakat.
“Karena menjadi pembatas antara kawasan Polresta dengan permukiman warga, tentu perlu dirawat dan ditata supaya lingkungan menjadi lebih bersih, rapi dan nyaman,” ujar Budiarto.
Ia menegaskan, kegiatan tersebut tidak berhenti pada pekerjaan pengecatan. Interaksi antara anggota kepolisian dan warga melalui kerja bakti juga menjadi sarana memperkuat komunikasi serta membangun kepedulian bersama terhadap lingkungan.
Budiarto menyebut kegiatan itu sekaligus menjadi momentum menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI serta mengimplementasikan semangat Gerakan Indonesia ASRI, yakni Aman, Sehat, Resik dan Indah.
“Harapannya kesadaran untuk menjaga kebersihan, kerapian dan keindahan lingkungan bisa tumbuh secara bersama-sama dan berkelanjutan. Sinergi seperti ini perlu terus dibangun,” katanya.
Apresiasi juga disampaikan Ketua RT Agus Susilo. Ia mengucapkan terima kasih kepada Kapolresta Malang Kota beserta jajaran yang telah memberikan perhatian dan dukungan terhadap penataan lingkungan warga.
“Atas nama warga dan pengurus RT, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Bapak Kapolresta Malang Kota atas bantuan pengecatan yang telah diberikan kepada lingkungan kami,” ujar Agus.
Ia menilai dukungan tersebut memberikan manfaat langsung bagi warga karena lingkungan menjadi lebih tertata sekaligus membantu menjaga kebersihan dan kenyamanan kawasan permukiman.
Gotong royong tersebut akhirnya tidak hanya menghasilkan tembok pembatas yang lebih tertata. Lebih dari itu, kegiatan menjadi gambaran kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga kualitas lingkungan, sekaligus menghidupkan kembali semangat kebersamaan menjelang peringatan kemerdekaan.




















