Sudutkota.id – Jajaran Polres Malang berhasil membongkar sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga di wilayah Singosari dan sekitarnya. Tiga pelaku yang masih memiliki hubungan keluarga ditangkap dalam waktu kurang dari sepekan.
Kasi Humas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, mengatakan kasus ini terungkap setelah salah satu pelaku berinisial DR (38) diamankan warga di area persawahan Dusun Krajan, Desa Dengkol, Kecamatan Singosari, Minggu (5/4/2026), sesaat setelah terjadi aksi pencurian sepeda motor.
“Pelaku perempuan ini diamankan warga sesaat setelah kejadian pencurian sepeda motor di area persawahan,” ujar Bambang, Senin (13/4/2026).
Dari hasil interogasi awal, DR mengakui berperan mengantar dan membantu pelaku utama saat menjalankan aksinya.
“Yang bersangkutan mengakui berperan mengantar dan membantu pelaku utama,” imbuhnya.
Pengembangan kasus kemudian mengarah pada penangkapan tersangka lain berinisial M (67), yang merupakan mertua DR. Ia diamankan di rumah kontrakannya pada Senin (6/4/2026).
“Setelah dilakukan pengembangan, kami berhasil mengamankan tersangka lain di rumah kontrakannya,” jelas Bambang.
Polisi selanjutnya memburu pelaku utama berinisial AK (38) yang sempat melarikan diri dan berpindah-pindah tempat untuk menghindari kejaran petugas. AK akhirnya berhasil ditangkap setelah penyelidikan intensif.
“Pelaku utama berhasil kami amankan setelah dilakukan penyelidikan intensif,” terangnya.
Dari hasil pemeriksaan, ketiga pelaku diketahui telah beraksi di sejumlah lokasi di wilayah Singosari. Mereka menyasar kendaraan yang diparkir di tempat terbuka dengan merusak kunci menggunakan alat khusus seperti kunci T.
“Para pelaku memanfaatkan kelengahan korban, terutama saat kendaraan diparkir di tempat terbuka,” paparnya.
Polisi turut mengamankan barang bukti berupa sepeda motor hasil curian, kunci T, serta perlengkapan lain yang digunakan dalam aksi kejahatan.
Bambang menegaskan, keberhasilan pengungkapan kasus ini tidak lepas dari kerja sama antara aparat kepolisian dan masyarakat.
“Dalam waktu kurang dari satu minggu, seluruh pelaku berhasil kami amankan berkat kerja sama yang baik antara polisi dan masyarakat,” pungkasnya.





















