DaerahHukum

FAIR Law Firm Sambang Desa, Bangun Kesadaran Hukum untuk Lindungi Anak dan Perempuan

12
×

FAIR Law Firm Sambang Desa, Bangun Kesadaran Hukum untuk Lindungi Anak dan Perempuan

Share this article
FAIR Law Firm Sambang Desa, Bangun Kesadaran Hukum untuk Lindungi Anak dan Perempuan
Founder FAIR Law Firm, Fauzia Irnani, S.H., M.H (memakai kacamata) saat memberikan materi. (foto: sudutkota.id/crl)

Sudutkota.id– Upaya memperkuat perlindungan terhadap anak dan perempuan harus dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga dan desa. Berangkat dari semangat tersebut, FAIR Law Firm menggelar program Sambang Desa di Desa Sidomulyo, Kota Batu, Jumat (3/7/2026), sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Anak Nasional 2026.

Program yang dipimpin langsung Founder FAIR Law Firm, Fauzia Irnani, S.H., M.H., itu menghadirkan edukasi hukum kepada masyarakat mengenai hak-hak anak, pencegahan kekerasan terhadap anak dan perempuan, serta pentingnya peran seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak.

FAIR Law Firm Sambang Desa, Bangun Kesadaran Hukum untuk Lindungi Anak dan Perempuan
Founder FAIR Law Firm, Fauzia Irnani, S.H., M.H (memakai kacamata) saat memberikan materi. (foto: sudutkota.id/crl)

Fauzia menegaskan, bahwa perlindungan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum maupun pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama yang harus diwujudkan melalui kepedulian masyarakat.

“Anak adalah generasi penerus bangsa yang wajib mendapatkan perlindungan secara utuh. Melalui FAIR Law Firm Sambang Desa, kami ingin menghadirkan edukasi hukum yang mudah dipahami masyarakat agar mereka mampu mengenali, mencegah, dan berani melaporkan setiap bentuk kekerasan terhadap anak maupun perempuan,” ujar Fauzia.

Menurutnya, meningkatnya pemahaman masyarakat terhadap aspek hukum akan menjadi fondasi penting dalam membangun lingkungan yang lebih aman, sekaligus menekan angka kekerasan terhadap kelompok rentan.

“Kami berharap setiap keluarga menjadi benteng pertama perlindungan anak. Ketika masyarakat memahami hak-hak anak dan perempuan, maka ruang terjadinya kekerasan akan semakin sempit karena semua pihak memiliki kepedulian untuk saling menjaga,” kata Fauzia.

Kegiatan tersebut diikuti Tim Penggerak PKK Desa Sidomulyo, seluruh anggota Pokja I Desa Sidomulyo, Forum Anak Desa Sidomulyo, Ketua Komnas Perlindungan Anak Kota Batu, Ketua Pelaksana Hari Anak Nasional, serta jajaran pengurus Komnas Perlindungan Anak Kota Batu.

Diskusi berlangsung interaktif dengan membahas berbagai persoalan yang kerap dihadapi anak dan perempuan di lingkungan sekitar, mulai dari pencegahan kekerasan, penguatan peran keluarga, hingga pentingnya keberanian masyarakat untuk melapor apabila menemukan dugaan tindak kekerasan.

Melalui program FAIR Law Firm Sambang Desa, diharapkan terbangun kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah desa, organisasi masyarakat, lembaga perlindungan anak, dan warga dalam mewujudkan desa yang aman, inklusif.

“Serta menjunjung tinggi pemenuhan hak-hak anak dan perlindungan terhadap perempuan,” pungkas Fauzia.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *