Sudutkota.id – Sebanyak 52 personel Polresta Malang Kota resmi menerima kenaikan pangkat dalam upacara yang dipimpin langsung Kapolresta Malang Kota, Putu Kholis Aryana, Selasa (30/6/2026).
Momentum tersebut bukan sekadar seremoni administratif, melainkan penegasan bahwa setiap kenaikan pangkat harus diikuti peningkatan integritas, profesionalisme, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dalam amanatnya, Kombes Pol Putu Kholis Aryana menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukanlah hadiah ataupun hak yang diterima secara otomatis. Menurutnya, penghargaan tersebut diberikan institusi kepada personel yang mampu menunjukkan dedikasi, loyalitas, disiplin, serta kinerja yang konsisten selama menjalankan tugas sebagai anggota Polri.
“Kenaikan pangkat adalah bentuk kepercayaan institusi atas kerja keras, loyalitas, dan integritas yang telah saudara tunjukkan. Jadikan momentum ini sebagai motivasi untuk meningkatkan kualitas pengabdian, bukan sekadar kebanggaan mengenakan pangkat baru,” tegasnya.
Sebanyak 52 personel yang memperoleh kenaikan pangkat berasal dari berbagai jenjang kepangkatan. Rinciannya, empat personel naik menjadi AKP, 16 personel menjadi Aipda, 14 personel menjadi Bripka, tiga personel menjadi Brigpol, dua personel menjadi Briptu, dan 13 personel menjadi Bripda.
Kapolresta menekankan bahwa bertambahnya pangkat harus dibarengi dengan meningkatnya rasa tanggung jawab moral. Menurutnya, setiap anggota Polri harus mampu menjadi teladan di tengah masyarakat, menjaga disiplin, menjunjung tinggi etika profesi, serta membangun kepercayaan publik melalui pelayanan yang cepat, humanis, dan profesional.
“Pangkat yang lebih tinggi harus diikuti kualitas kepemimpinan, etika, dan kemampuan melayani masyarakat yang semakin baik. Kepercayaan publik dibangun dari perilaku setiap anggota di lapangan,” ujarnya.
Kepada personel berpangkat Bripda, Kombes Putu Kholis berpesan agar terus belajar, memperkuat kompetensi, menjaga nama baik institusi, serta menghindari segala bentuk pelanggaran disiplin maupun kode etik.
Sementara bagi para perwira yang kini menyandang pangkat AKP, ia meminta agar mampu menjadi pemimpin yang mampu membimbing anggota, memperkuat soliditas organisasi, dan mengambil keputusan secara bijaksana dalam setiap dinamika tugas kepolisian.
“Semakin tinggi pangkat, semakin besar pula tanggung jawabnya. Jadilah pemimpin yang mampu membimbing anggota, membangun kekompakan, mengambil keputusan secara bijaksana, serta menjadi teladan dalam integritas dan profesionalisme,” pesannya.
Upacara tersebut juga memiliki makna emosional karena menjadi salah satu agenda penting menjelang berakhirnya masa kepemimpinan Kombes Pol Putu Kholis Aryana sebagai Kapolresta Malang Kota.
Dalam kesempatan itu, ia berharap budaya kerja yang selama ini dibangun, mulai dari kebersamaan, sinergitas, hingga soliditas antarpersonel, tetap dipertahankan dan menjadi fondasi pelayanan Polresta Malang Kota di masa mendatang.




















