Teknologi

Altos Computing Bidik Percepatan Adopsi AI, Tantangan Transformasi Digital Indonesia Masih Bertumpu pada Infrastruktur

14
×

Altos Computing Bidik Percepatan Adopsi AI, Tantangan Transformasi Digital Indonesia Masih Bertumpu pada Infrastruktur

Share this article
Altos Computing Bidik Percepatan Adopsi AI, Tantangan Transformasi Digital Indonesia Masih Bertumpu pada Infrastruktur
Product and Solutions Director Acer Indonesia Riko Gunawan memaparkan solusi infrastruktur AI enterprise dalam forum ALTOS AI DAY di Jakarta.(foto:sudutkota.id/Humas)

Sudutkota.id – Gelombang adopsi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di Indonesia terus menguat. Namun, di balik besarnya antusiasme, persoalan mendasar berupa kesiapan infrastruktur komputasi, sumber daya manusia, hingga biaya implementasi masih menjadi hambatan bagi banyak perusahaan dan institusi.

Melihat kondisi tersebut, Altos Computing, penyedia solusi infrastruktur enterprise di bawah Acer Group, mendorong percepatan adopsi AI melalui forum ALTOS AI DAY: Unified AI Infrastructure, Infinite Intelligence di Jakarta, Selasa (30/6/2026). Forum tersebut mempertemukan pelaku industri, pengambil kebijakan, dan mitra teknologi untuk membahas kesiapan ekosistem AI di Indonesia.

Product and Solutions Director Acer Indonesia, Riko Gunawan, mengatakan transformasi AI tidak cukup hanya mengandalkan perangkat lunak. Menurut dia, perusahaan membutuhkan infrastruktur komputasi yang mampu mengolah data dalam jumlah besar dengan performa tinggi, namun tetap mudah diterapkan.

“Institusi kini membutuhkan solusi yang tidak hanya powerful, tetapi juga mudah diimplementasikan dan dikelola. Altos Computing menghadirkan pendekatan end-to-end yang menggabungkan hardware dan software dalam satu ekosistem, sehingga pengguna dapat lebih fokus pada inovasi tanpa harus terbebani oleh tantangan teknis yang kompleks,” kata Riko

Dalam forum tersebut, Altos memperkenalkan workstation AI Altos BrainSphere GB10 F1 yang dibangun menggunakan arsitektur NVIDIA Grace Blackwell. Perangkat ini ditujukan untuk mendukung pengembangan model AI, analisis data, hingga kebutuhan riset yang memerlukan kemampuan komputasi tinggi langsung dari desktop.

Perusahaan juga menawarkan platform Altos aiGeni yang diklaim mampu memangkas proses implementasi melalui sistem deployment satu klik, sehingga pengguna tidak lagi harus melakukan konfigurasi lingkungan pengembangan secara manual.

Selain itu, Altos menghadirkan Altos aiWorks, platform manajemen infrastruktur AI yang memungkinkan pengelolaan sumber daya CPU, GPU, dan memori secara terpusat. Sistem tersebut dirancang agar organisasi dapat mengoptimalkan penggunaan perangkat komputasi sekaligus menekan biaya investasi infrastruktur.

Meski berbagai solusi AI mulai bermunculan, tantangan implementasi di Indonesia masih tidak sederhana. Banyak perusahaan, terutama di luar sektor teknologi, masih menghadapi persoalan investasi awal yang tinggi, keterbatasan tenaga ahli, hingga integrasi dengan sistem yang sudah berjalan.

Karena itu, penyedia teknologi kini berlomba menawarkan solusi AI yang lebih praktis dan terintegrasi agar hambatan adopsi dapat ditekan. Bagi sektor bisnis, pendidikan, maupun penelitian, kemudahan membangun ekosistem AI dinilai menjadi faktor penting untuk mempercepat inovasi dan meningkatkan daya saing di tengah persaingan ekonomi digital yang semakin ketat.

Melalui penguatan infrastruktur AI, Altos Computing berharap transformasi digital di Indonesia tidak berhenti pada wacana, melainkan mampu menghasilkan implementasi AI yang lebih luas, efisien, dan memberikan nilai tambah bagi dunia usaha maupun institusi.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *