Nasional

PT PAL Tawarkan Solusi Armada dan Kolaborasi Industri Maritim di DSA 2026 Malaysia

13
×

PT PAL Tawarkan Solusi Armada dan Kolaborasi Industri Maritim di DSA 2026 Malaysia

Share this article
Perwakilan PT PAL Indonesia menunjukkan miniatur kapal perang saat ajang Defence Services Asia (DSA) 2026 di Malaysia International Trade and Exhibition Centre (MITEC), Kuala Lumpur. (Foto: Istimewa)

Sudutkota.id – PT PAL Indonesia memperkuat ekspansi pasar regional dengan berpartisipasi dalam Defence Services Asia Exhibition and Conference (DSA) 2026 yang berlangsung pada 20–23 April 2026 di Malaysia International Trade and Exhibition Centre (MITEC), Kuala Lumpur.

Dalam pameran tersebut, PT PAL mempromosikan varian Landing Platform Dock (LPD) yang dinilai sesuai untuk mendukung kebutuhan Angkatan Laut Malaysia. Platform ini dirancang untuk menjalankan berbagai operasi, baik militer maupun non-militer, seperti bantuan kemanusiaan, penanggulangan bencana, evakuasi medis, serta mobilisasi pasukan dan logistik ke wilayah kepulauan.

Selain menawarkan produk, PT PAL juga membuka peluang kerja sama jangka panjang dengan pendekatan penguatan industri lokal. Kerja sama tersebut mencakup peningkatan kandungan lokal (local content), pengembangan sumber daya manusia, serta kolaborasi dengan industri maritim Malaysia.

Direktur Pemasaran PT PAL Indonesia, Wiyono Komodjojo, menyatakan kawasan ASEAN memiliki peran strategis dari sisi jalur perdagangan, sumber daya alam, dan geopolitik. Menurutnya, penguatan industri maritim nasional di masing-masing negara menjadi faktor penting dalam membangun kemandirian kawasan.

“Kerja sama industri pertahanan tidak hanya sebatas pengadaan alutsista, tetapi juga dapat mencakup pembangunan kapasitas industri nasional, peningkatan tingkat kandungan dalam negeri, serta penciptaan lapangan kerja,” ujar Wiyono.

Ia menambahkan, karakter geografis negara-negara ASEAN yang didominasi wilayah maritim serta adanya tantangan bersama, seperti bencana alam, keamanan laut, dan perlindungan wilayah perairan, menjadi dasar pentingnya kolaborasi antarnegara di sektor ini.

Partisipasi PT PAL dalam DSA 2026 juga menjadi langkah untuk memperluas peran Indonesia dalam kerja sama industri pertahanan maritim di kawasan Asia Tenggara. Melalui penawaran platform kapal yang disertai peluang transfer teknologi dan kolaborasi industri, PT PAL mendorong penguatan kapasitas pertahanan maritim yang lebih terintegrasi di kawasan.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *