Daerah

Pengurus Baru APINDO Jombang Dilantik, Pemkab Bidik Investasi dan Lapangan Kerja

13
×

Pengurus Baru APINDO Jombang Dilantik, Pemkab Bidik Investasi dan Lapangan Kerja

Share this article
Pengurus Baru APINDO Jombang Dilantik, Pemkab Bidik Investasi dan Lapangan Kerja
Pelantikan pengurus DPK APINDO Jombang periode 2026-2031 di Pendopo Kabupaten Jombang.(foto:sudutkota.id/lok)

Sudutkota.id – Kepengurusan baru Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Jombang periode 2026-2031 resmi dilantik di Pendopo Kabupaten Jombang, Kamis (4/6/2026).

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang berharap organisasi pengusaha tersebut mampu menjadi penggerak investasi dan memperluas lapangan kerja di Kota Santri.

Pelantikan pengurus APINDO Jombang itu dihadiri jajaran pengusaha, pemerintah daerah, serta pengurus APINDO Jawa Timur. Momentum tersebut sekaligus menjadi penguatan sinergi antara dunia usaha dan pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Bupati Jombang, Warsubi, mengatakan APINDO memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menciptakan iklim investasi yang sehat dan kondusif.

Menurutnya, dunia usaha memiliki kontribusi penting dalam mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“APINDO bukan hanya menjadi wadah para pelaku usaha, tetapi juga mitra strategis pemerintah dalam memperkuat investasi, memperluas kesempatan kerja, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Warsubi.

Warsubi yang juga masuk dalam Dewan Pertimbangan DPK APINDO Jombang menilai kolaborasi pemerintah dan pelaku usaha menjadi kebutuhan penting di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang.

Karena itu, ia berharap kepengurusan baru dapat membangun komunikasi yang produktif dengan seluruh pemangku kepentingan.

Dalam kesempatan tersebut, Warsubi memaparkan capaian Kabupaten Jombang dalam menekan angka pengangguran.

“Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Jombang saat ini berada di angka 3,28 persen,” ujar Warsubi.

Meski angka pengangguran menurun, Pemkab Jombang terus berupaya memperluas kesempatan kerja melalui pengembangan dunia usaha, peningkatan investasi, serta penciptaan wirausaha baru.

Menurut Warsubi, potensi kewirausahaan di Kabupaten Jombang masih sangat besar dan perlu terus didorong agar mampu melahirkan pelaku usaha yang mandiri dan berdaya saing.

“Banyak usaha besar yang lahir dari langkah kecil. Karena itu semangat berwirausaha harus terus ditumbuhkan, terutama di kalangan generasi muda,” ujarnya.

Warsubi juga menyoroti posisi strategis Kabupaten Jombang yang dinilai memiliki potensi besar untuk menarik investor. Letak geografis yang didukung akses distribusi dan kedekatan dengan pusat-pusat ekonomi menjadi modal penting dalam mendorong investasi di Jombang.

Namun demikian, ia mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas dan kepastian berusaha agar investor merasa aman menanamkan modalnya.

“Jika investasi tumbuh, maka peluang kerja semakin luas, ekonomi daerah bergerak lebih kuat, dan kesejahteraan masyarakat ikut meningkat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPK APINDO Jombang, Fathurohman, menegaskan komitmennya untuk menjadikan APINDO sebagai organisasi yang tidak hanya mewadahi kepentingan pengusaha, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

Menurutnya, APINDO Jombang akan mengambil peran lebih besar dalam memperkuat sektor usaha, menarik investasi, serta mendukung berbagai program strategis Pemerintah Kabupaten Jombang.

“Ke depan kami siap berkolaborasi dengan Pemkab Jombang untuk mendukung terwujudnya Jombang Maju dan Sejahtera untuk Semua,” katanya.

Terpisah, Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Pemberdayaan Daerah DPP APINDO Jawa Timur, Jhonson Simanjuntak, menilai hubungan harmonis antara pemerintah daerah dan dunia usaha menjadi faktor penting dalam meningkatkan investasi.

Ia mengapresiasi dukungan Pemkab Jombang terhadap keberadaan APINDO dan komitmen membangun kemitraan dengan kalangan pengusaha.

Menurut Jhonson, sinergi pemerintah dan dunia usaha tidak hanya berdampak pada peningkatan investasi, tetapi juga berkontribusi terhadap pengembangan UMKM, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan daya saing usaha lokal.

“Dengan kepengurusan baru yang telah terbentuk, APINDO Jombang diharapkan mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan investasi, perluasan lapangan kerja, serta penguatan iklim usaha yang sehat dan berkelanjutan,” pungkasnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *