JOMBANG, Sudutkota.id – Sebanyak 556 cabang dan wilayah Nahdlatul Ulama (NU) ditetapkan sebagai Daftar Peserta Tetap (DPT) Muktamar Ke-35 NU. Jumlah tersebut masih berpeluang bertambah karena proses verifikasi sejumlah cabang dan wilayah masih berlangsung.
Ketua Panitia Muktamar Ke-35 NU yang juga Sekretaris Jenderal PBNU, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), mengatakan penetapan DPT dilakukan setelah melalui proses verifikasi dan pembahasan oleh tim panitia.
“Per hari ini sudah diputuskan 556 cabang dan wilayah yang berhak mengikuti Muktamar Ke-35 NU,” kata Gus Ipul, Senin (24/8/2026).
Menurut Gus Ipul, panitia masih melakukan verifikasi terhadap sejumlah cabang dan wilayah yang belum masuk dalam DPT. Salah satunya kepengurusan NU di wilayah Papua.
“Kalaupun nanti ada penambahan, hanya terkait proses di Papua yang saat ini masih diselesaikan. Jadi jumlah akhirnya sangat mungkin tidak jauh dari angka yang sudah ditetapkan hari ini,” ujarnya.
Penyelesaian Daftar Peserta Tetap Muktamar Ke-35 NU menjadi salah satu bagian penting dalam persiapan pelaksanaan muktamar. Penetapan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan organisasi sekaligus memberikan kepastian bagi cabang dan wilayah yang akan mengikuti muktamar.
Menjelang pelaksanaan Muktamar Ke-35 NU, Gus Ipul juga mengajak seluruh warga dan pengurus NU menjaga suasana tetap sejuk. Menurutnya, muktamar harus menjadi ruang silaturahmi, musyawarah, sekaligus kegembiraan bagi keluarga besar Nahdlatul Ulama.
“Kita ingin menghadirkan Muktamar Gembira. Datang dengan gembira, bermusyawarah dengan gembira, dan pulang membawa semangat untuk bersama-sama membesarkan NU,” katanya.
Gus Ipul juga meminta seluruh peserta dan warga NU tidak mudah terpancing informasi yang belum jelas sumber maupun kebenarannya, terutama menjelang pelaksanaan Muktamar Ke-35 NU.
Ia mengingatkan agar setiap informasi yang beredar terlebih dahulu diperiksa sumber dan kebenarannya.
“Jangan mudah terpancing isu, kabar bohong, atau hoaks yang sengaja dilemparkan menjelang muktamar. Kalau ada informasi, cek dulu sumbernya. Mari kita jaga muktamar ini agar berlangsung teduh, tertib, penuh persaudaraan, dan menggembirakan,” pungkasnya.




















