Daerah

Minus Progres di Awal Pekerjaan, DPRD Jombang Warning Proyek Puskesmas Gambiran Mojoagung

3
×

Minus Progres di Awal Pekerjaan, DPRD Jombang Warning Proyek Puskesmas Gambiran Mojoagung

Share this article
Minus Progres di Awal Pekerjaan, DPRD Jombang Warning Proyek Puskesmas Gambiran Mojoagung
Proyek pembangunan Puskesmas Gambiran yang mengalami minus progress.(foto:sudutkota.id/lok)

Sudutkota.id – Munculnya minus progres pada pembangunan proyek Puskesmas Gambiran di Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, mendapat sorotan dari kalangan DPRD Jombang.

Wakil rakyat khawatir proyek layanan kesehatan yang menelan anggaran miliaran rupiah dari APBD Kabupaten Jombang itu berpotensi molor dari target penyelesaian sesuai kontrak kerja.

Anggota Komisi C DPRD Jombang, Dian Ayunita Prastumi, meminta pihak rekanan maupun Dinas Kesehatan Jombang serius melakukan percepatan pekerjaan agar keterlambatan progres tidak terus bertambah.

“Komisi C berharap proyek pembangunan Puskesmas Gambiran benar-benar mendapat perhatian serius supaya keterlambatan progres tidak terus bertambah,” ujar Dian, Jum’at (22/5/2026).

Meski minus progres yang terjadi disebut masih relatif kecil, pihaknya meminta pengawasan di lapangan tetap diperketat. Sebab, proyek tersebut berkaitan langsung dengan pelayanan kesehatan masyarakat.

“Walaupun minus progres masih kecil, pengawasan harus diperketat karena ini menyangkut pelayanan kesehatan masyarakat,” katanya.

Selain progres pekerjaan, DPRD Jombang juga menyoroti kualitas pembangunan proyek. Pelaksanaan pekerjaan diminta tetap mengacu pada Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan spesifikasi teknis yang telah ditentukan.

“Kami juga menyoroti agar pelaksanaan proyek harus sesuai dengan RAB dan spesifikasi yang sudah ditentukan. Jangan sampai ada pengurangan kualitas pekerjaan di lapangan,” tegasnya.

Menurut Dian, percepatan pekerjaan melalui penambahan tenaga kerja maupun lembur diperbolehkan dilakukan. Namun kualitas bangunan tetap harus menjadi prioritas utama.

“Percepatan pekerjaan dengan tambahan tenaga kerja dan lembur silakan dilakukan, tetapi kualitas bangunan harus tetap jadi prioritas,” imbuhnya.

DPRD Jombang juga meminta seluruh pihak terkait lebih terbuka mengenai progres pembangunan proyek agar masyarakat dapat ikut melakukan pengawasan.

“Harapannya proyek ini bisa selesai tepat waktu, tepat mutu, dan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Jombang,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, proyek pembangunan Puskesmas Gambiran di Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, mengalami keterlambatan progres dari target yang telah ditetapkan. Meski demikian, deviasi proyek disebut masih relatif kecil dan dalam batas pengawasan.

Pembangunan gedung layanan kesehatan dengan nilai proyek Rp 3,3 Miliar tersebut dikerjakan oleh CV Cipta Bersama. Saat ini progres pembangunan tercatat masih berada di kisaran 20 persen dan memasuki tahap pekerjaan struktur bangunan.

Untuk mengejar ketertinggalan progres proyek Puskesmas Gambiran Jombang, pihak kontraktor mulai menambah jumlah tenaga kerja hingga memberlakukan sistem lembur malam.

Kepala Dinas Kesehatan Jombang, dr Hexawan Tjahja Widada, mengakui terdapat keterlambatan progres dibanding jadwal awal pekerjaan. Namun, selisih keterlambatan disebut masih di bawah satu persen.

“Memang ada keterlambatan, tetapi tidak terlalu besar. Kurang lebih sekitar 0,5 persen dari progres yang ditargetkan,” kata Hexawan, Kamis (21/5/2026).

Menurutnya, saat ini pembangunan masih difokuskan pada pekerjaan struktur bangunan. Pihak Dinas Kesehatan Jombang juga terus melakukan pemantauan agar deviasi progres tidak semakin melebar.

“Yang jelas pekerjaan pada tahap struktur ini masih kita awasi,” ujarnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *