Daerah

Lilik Hendarwati Ajak Warga Aktif Jaga Demokrasi dan Awasi Pemerintahan

11
×

Lilik Hendarwati Ajak Warga Aktif Jaga Demokrasi dan Awasi Pemerintahan

Share this article
Lilik Hendarwati mengajak masyarakat berperan aktif menjaga kualitas demokrasi melalui partisipasi publik dan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan. (Foto: Aspri)

SURABAY, Sudutkota.id – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur sekaligus Ketua Fraksi PKS DPRD Jatim, Lilik Hendarwati, mengajak masyarakat tidak hanya menjadi pemilih saat Pemilu, tetapi juga berperan aktif menjaga kualitas demokrasi dengan mengawal jalannya pemerintahan serta menyampaikan aspirasi secara bertanggung jawab.

Ajakan tersebut disampaikan Lilik saat menjadi narasumber dalam Sosialisasi Demokrasi Berkualitas bertema “Demokrasi Berkualitas Dimulai dari Masyarakat: Peran KPU dan Partisipasi Publik” yang dihadiri tokoh masyarakat, pengurus RT/RW, dan berbagai elemen masyarakat di Surabaya, Senin (6/7/2026).

Menurut anggota Komisi C DPRD Provinsi Jawa Timur itu, demokrasi yang sehat lahir dari masyarakat yang memiliki kepedulian, sikap kritis, dan integritas dalam kehidupan berbangsa.

“Demokrasi yang berkualitas lahir dari masyarakat yang peduli, kritis, dan berintegritas. Masyarakat bukan hanya pemilih, tetapi juga penjaga arah perjalanan bangsa,” ujar Lilik.

Ia menegaskan, demokrasi tidak berhenti setelah proses pemungutan suara selesai. Masyarakat tetap memiliki tanggung jawab mengawal kebijakan pemerintah, memberikan masukan, serta menjaga persatuan meski memiliki pilihan politik yang berbeda.

Menurutnya, kualitas demokrasi akan berpengaruh terhadap kualitas pemimpin yang terpilih, kebijakan yang dihasilkan, hingga arah pembangunan yang dirasakan masyarakat. Karena itu, masyarakat diharapkan memilih pemimpin berdasarkan rekam jejak, kapasitas, dan integritas, bukan karena pengaruh sesaat.

“Harapan kami, masyarakat semakin memahami pentingnya memilih berdasarkan gagasan, kapasitas, dan integritas. Ketika masyarakat semakin cerdas dalam menentukan pilihan, maka peluang lahirnya pemimpin yang amanah dan berpihak kepada rakyat akan semakin besar,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Lilik juga menyoroti sejumlah tantangan demokrasi, di antaranya praktik politik uang, penyebaran hoaks dan disinformasi, polarisasi masyarakat, serta masih rendahnya partisipasi publik.

Menurutnya, berbagai tantangan tersebut perlu dijawab melalui penguatan literasi politik dan pendidikan demokrasi yang menjangkau masyarakat hingga tingkat akar rumput.

Lilik menambahkan, demokrasi yang sehat hanya dapat terwujud melalui sinergi seluruh elemen. KPU berperan menjaga kualitas penyelenggaraan pemilu, tokoh masyarakat memberikan edukasi dan menjaga kondusivitas, masyarakat berpartisipasi sekaligus melakukan pengawasan, sedangkan DPRD menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan.

“Jika seluruh unsur ini bersinergi, maka demokrasi akan semakin matang dan berkualitas. Demokrasi yang kuat tidak lahir dari banyaknya pemilih semata, tetapi dari kualitas kesadaran masyarakat dalam memilih, mengawasi, dan menjaga persatuan,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, Lilik berharap masyarakat Surabaya semakin dewasa dalam berdemokrasi, mampu menghargai perbedaan pilihan politik, serta terus berkontribusi melahirkan kepemimpinan yang berkualitas demi kemajuan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ia menegaskan, partisipasi aktif masyarakat menjadi fondasi penting dalam mewujudkan demokrasi yang sehat, berkualitas, dan berkelanjutan.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *