Sudutkota.id – Suasana hangat bercampur haru menyelimuti Ballroom Grand Mercure Mirama Malang saat prosesi lepas sambut Komandan Korem (Danrem) 083/Baladhika Jaya digelar. Momentum ini menjadi titik penting pergantian kepemimpinan dari Brigjen TNI Kohir kepada Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, S.Sos., M.M.S, sekaligus refleksi perjalanan pengabdian yang telah dilalui di wilayah Malang Raya., Selasa (14/4) Malam.
Acara yang dihadiri jajaran TNI, pemerintah daerah, serta berbagai elemen masyarakat ini berlangsung penuh kekhidmatan. Nuansa emosional terasa kuat ketika Brigjen TNI Kohir menyampaikan sambutan perpisahannya, mengingat kembali awal pengabdiannya hingga kini harus melanjutkan amanah baru sebagai Danrem di Surabaya.
“Kurang lebih sepuluh bulan lalu kami berdiri di sini untuk memperkenalkan diri dan memohon diterima sebagai bagian dari keluarga besar Malang Raya. Hari ini, kami kembali dengan perasaan haru untuk menyampaikan terima kasih sekaligus pamit,” ungkapnya dengan nada penuh makna.
Selama menjabat, Brigjen TNI Kohir mengaku telah melalui berbagai dinamika bersama jajaran dan masyarakat. Ia menegaskan bahwa Malang Raya bukan sekadar wilayah tugas, melainkan telah menjadi bagian dari perjalanan hidup yang penuh kenangan.
Menurutnya, berbagai upaya pengabdian yang dilakukan mulai dari penguatan sinergi dengan pemerintah daerah, pengamanan wilayah, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan—merupakan wujud komitmen TNI dalam hadir di tengah masyarakat.
Namun di balik capaian tersebut, ia tidak menampik masih adanya keterbatasan. Sejumlah program dan gagasan, diakuinya, belum sepenuhnya terealisasi secara maksimal.
“Kami menyadari masih banyak kekurangan. Namun kami bersyukur, seluruh tugas dapat kami jalankan dengan baik berkat dukungan luar biasa dari para Dandim, jajaran, dan seluruh pihak yang telah bekerja dengan penuh dedikasi,” tegasnya.
Dalam momen perpisahan itu, Brigjen TNI Kohir juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran, keluarga besar Korem, serta sang istri yang selalu setia mendampingi setiap langkah pengabdian. Ia pun tak lupa menyampaikan permohonan maaf apabila selama bertugas terdapat sikap maupun kebijakan yang kurang berkenan.
Salah satu bagian yang paling menyentuh adalah ketika ia menyampaikan pesan moral kepada generasi muda. Dalam setiap kunjungannya ke berbagai daerah seperti Kediri, Blitar, hingga Sidoarjo, ia selalu menekankan pentingnya menghormati orang tua, khususnya ibu.
“Pada kesempatan ini, izinkan kami secara pribadi ‘menjemput’ restu dari ibu kami sebagai bentuk bakti dan penghormatan atas doa dan pengorbanannya,” tuturnya, disambut suasana hening penuh haru.
Ia pun menutup sambutannya dengan memohon doa restu agar dapat menjalankan amanah di tempat tugas yang baru dengan sebaik-baiknya, serta berharap silaturahmi yang telah terjalin tidak akan pernah terputus.
Sementara itu, Danrem 083/Baladhika Jaya yang baru, Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, tampil memperkenalkan diri dengan gaya komunikatif namun sarat makna. Ia mengawali dengan cerita singkat perjalanan hidupnya yang berasal dari Banyumas, Jawa Tengah, sekaligus memiliki kedekatan emosional dengan Surabaya sebagai tempat masa kecilnya.
Ia juga mengisahkan pengalaman kembali melihat rumah masa kecilnya yang kini terasa berbeda, sebagai simbol perjalanan waktu dan tanggung jawab yang terus berkembang.
“Hal itu menjadi pengingat bagi saya bahwa setiap fase kehidupan membawa amanah yang lebih besar,” ujarnya.
Didampingi sang istri, drg. Lindri Nugraheni Sp.KGA, serta dukungan keluarga, Kolonel Wahyu menyatakan kesiapan penuh untuk mengemban tugas sebagai Danrem 083. Ia menegaskan bahwa wilayah Korem 083 memiliki karakteristik yang kompleks dan strategis, mencakup Malang Raya hingga Banyuwangi, sehingga membutuhkan sinergi kuat dari seluruh pihak.
“Ini adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Kami memohon doa restu dan dukungan dari seluruh elemen, baik TNI, pemerintah daerah, maupun masyarakat, agar kami dapat menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung percepatan pembangunan daerah. Menurutnya, keberhasilan tugas tidak dapat dicapai secara individual, melainkan melalui kerja sama yang solid dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan itu, Kolonel Wahyu memberikan penghormatan tinggi kepada Brigjen TNI Kohir atas dedikasi dan fondasi kuat yang telah dibangun selama memimpin Korem 083. Ia menilai capaian tersebut menjadi pijakan penting untuk melanjutkan dan meningkatkan kinerja ke depan.
“Berbagai kontribusi yang telah ditorehkan menjadi inspirasi sekaligus tantangan bagi kami untuk membawa Korem 083 semakin baik,” ungkapnya.





















