Daerah

Isu Penghentian MBG Kembali Beredar, Wahyu: Berita Lama, Program Tetap Berjalan

19
×

Isu Penghentian MBG Kembali Beredar, Wahyu: Berita Lama, Program Tetap Berjalan

Share this article
Isu Penghentian MBG Kembali Beredar, Wahyu: Berita Lama, Program Tetap Berjalan
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat saat memberikan keterangan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Malang.(Foto:sudutkota.id/Andik Agus Demit)

KOTA MALANG, Sudutkota.id – Isu penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali berembus di tengah masyarakat Kota Malang. Pemerintah Kota Malang memastikan program tersebut hingga kini tetap berjalan dan tidak ada keputusan untuk menghentikannya.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat bahkan menyebut isu yang kembali beredar tersebut merupakan berita lama. Ia meminta masyarakat tidak terjebak pada informasi yang tidak lagi relevan dengan kondisi pelaksanaan MBG saat ini.

“Oh, itu kan berita lama. Sampai sekarang itu apa ada yang dikritik? Tidak ada. Kejadian-kejadian terkait MBG, itu juga tidak ada,” kata Wahyu saat dikonfirmasi, Senin (7/9/2026).

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi bantahan terhadap narasi yang seolah menggambarkan MBG di Kota Malang berada dalam kondisi bermasalah hingga harus dihentikan.

Menurut Wahyu, pelaksanaan MBG sampai saat ini masih berlangsung. Bahkan, ia menilai Kota Malang termasuk salah satu daerah yang pelaksanaan programnya berjalan baik.

“MBG sampai sekarang tetap, tetap, tetap berjalan, aman. Malang ini menjadi salah satu contoh MBG yang baik,” tegasnya.

Meski menyatakan kondisi MBG aman, Wahyu tidak menutup ruang evaluasi. Justru, ia menegaskan pengawasan terhadap pelaksanaan program tetap dilakukan secara berkala.

Pemkot Malang memiliki Satgas yang menurut Wahyu terus melakukan evaluasi, khususnya menyangkut standar operasional prosedur (SOP) pelaksanaan MBG.

“Evaluasi terus. Karena kan ada Satgas-nya. Satgas-nya terus kita mengevaluasi terkait dengan SOP,” ujarnya.

Satgas tersebut juga disebut aktif turun ke lapangan untuk memantau mekanisme pelaksanaan program. Artinya, klaim bahwa MBG berjalan aman bukan berarti pengawasan dihentikan.

“Satgas ini keliling. Terkait dengan langkah-langkah SOP, mekanisme dan lain-lain tetap kita pantau terus,” kata Wahyu.

Di titik ini, pengawasan menjadi penting. Sebab, MBG bukan sekadar program pembagian makanan kepada pelajar, tetapi program dengan sasaran besar dan menyangkut kebutuhan dasar anak-anak.

Karena itu, pelaksanaan di lapangan tetap harus diuji secara berkala. Kualitas makanan, proses distribusi, ketepatan penerima, kebersihan, keamanan pangan serta kepatuhan terhadap SOP menjadi bagian yang tidak boleh luput dari pengawasan.

Di tengah munculnya kembali isu penghentian, Wahyu juga menegaskan MBG masih dibutuhkan di sektor pendidikan Kota Malang.

“Sampai saat ini terbukti masih dibutuhkan juga terkait dengan MBG,” ujarnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *