Pemerintahan

Hadiri Rakornas Forkopimda 2026, Wali Kota Malang Perkuat Sinergi dan Kolaborasi Antar Lembaga

10
×

Hadiri Rakornas Forkopimda 2026, Wali Kota Malang Perkuat Sinergi dan Kolaborasi Antar Lembaga

Share this article
Hadiri Rakornas Forkopimda 2026, Wali Kota Malang Perkuat Sinergi dan Kolaborasi Antar Lembaga
Mendagri, Tito Karnavian saat memberikan arahan di Rakornas Forkopimda 2026 yang diikuti Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, di Yogyakarta.(foto:sudutkota.id/istimewa)

Sudutkota.idWali Kota Malang, Wahyu Hidayat menegaskan pentingnya memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas daerah dan mendukung percepatan pembangunan.

Hal tersebut disampaikannya usai mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tahun 2026 yang digelar di Yogyakarta, Kamis (4/6/2026).

Rakornas yang dihadiri kepala daerah bersama unsur Forkopimda dari seluruh Indonesia itu menjadi forum strategis untuk menyelaraskan langkah pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian memberikan arahan agar seluruh kepala daerah terus memperkuat sinergi dengan TNI, Polri, kejaksaan, pengadilan, serta instansi vertikal lainnya guna menjaga keamanan dan stabilitas wilayah.

Wahyu menilai, koordinasi yang solid antar instansi menjadi kebutuhan penting di tengah dinamika daerah yang semakin kompleks. Pemerintah daerah tidak hanya dituntut menghadirkan pelayanan publik yang optimal, tetapi juga menjaga ketahanan sosial, stabilitas ekonomi, serta merespons berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat secara cepat dan tepat.

“Sinergi dan kolaborasi antar lembaga menjadi kunci utama. Dengan koordinasi yang kuat melalui Forkopimda, berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih efektif, terarah, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Wahyu.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak bisa dicapai hanya oleh pemerintah daerah semata. Dukungan seluruh unsur Forkopimda memiliki peran strategis dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif sehingga berbagai program pembangunan dapat terlaksana tanpa hambatan.

Ia menjelaskan, Forkopimda selama ini menjadi ruang koordinasi yang efektif untuk menyatukan langkah, menyelesaikan persoalan daerah, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun konflik sosial sejak dini.

Dengan komunikasi yang terbangun secara intensif, berbagai tantangan dapat dihadapi bersama melalui solusi yang terukur dan terkoordinasi.

“Ketika seluruh unsur pemerintahan, aparat keamanan, dan pemangku kepentingan memiliki visi yang sama, maka stabilitas daerah akan semakin terjaga. Kondisi itu menjadi modal penting untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Dalam Rakornas Forkopimda 2026, sejumlah isu strategis turut menjadi perhatian. Di antaranya penguatan sinergi antarlembaga dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, pencegahan konflik sosial, serta penyelarasan program pembangunan daerah dengan agenda prioritas nasional.

Selain itu, pemerintah pusat juga menekankan pentingnya penerapan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan profesional sebagai fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Bagi Pemerintah Kota Malang, hasil Rakornas tersebut menjadi bekal penting dalam memperkuat pelaksanaan berbagai program prioritas daerah. Mulai dari peningkatan kualitas pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, penguatan sektor ekonomi, hingga menciptakan iklim investasi yang sehat dan lingkungan yang aman bagi masyarakat.

“Komitmen bersama yang dibangun melalui Rakornas Forkopimda ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus menjaga stabilitas daerah. Dengan kondisi yang kondusif, pembangunan dapat berjalan lebih cepat dan berkelanjutan,” tegas Wahyu.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *