BALI, Sudutkota.id – Ancaman bencana dan kebutuhan penguatan kerukunan umat beragama menjadi perhatian Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina dalam kunjungan kerja reses ke Kabupaten Buleleng, Bali, Jumat (9/10/2026). Ia berkomitmen mengawal usulan pemerintah daerah agar mendapat tindak lanjut dari pemerintah pusat.
Selly mengatakan Buleleng menghadapi risiko bencana, mulai dari gempa bumi dan tsunami hingga kekeringan saat musim kemarau. Karena itu, dukungan sarana dan prasarana penanggulangan bencana perlu menjadi prioritas, terutama melalui bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
“Wilayah Buleleng ini sangat rawan terjadi bencana, bahkan ketika sedang musim kemarau mereka juga mengalami kekeringan. Pak Bupati menyampaikan bahwa mereka membutuhkan bantuan-bantuan dari pemerintah pusat, terutama BNPB, dan kita di Komisi VIII sepakat akan memperjuangkan,” ujar Selly di Kantor Bupati Buleleng.
Selain penanggulangan bencana, Selly meminta Kementerian Agama memberi perhatian pada upaya menjaga kerukunan umat beragama di Buleleng. Menurutnya, tradisi toleransi yang tumbuh di masyarakat setempat dapat menjadi contoh bagi daerah lain.
Salah satu nilai yang dijaga masyarakat adalah nyama braya, yakni semangat persaudaraan yang memperkuat hubungan sosial di tengah perbedaan keyakinan. Tradisi tersebut dinilai perlu didukung melalui sinergi pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat.
“Tadi disampaikan juga mereka butuh atensi dari Kementerian Agama terkait kehidupan beragama yang ada di sini. Mereka ingin Kabupaten Buleleng ini menjadi miniatur atau contoh kerukunan umat beragama untuk wilayah-wilayah di Indonesia yang lain,” ungkap politisi Fraksi PDI Perjuangan tersebut.
Dua persoalan itu menjadi agenda yang perlu ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan pemerintah pusat. Pengawalan usulan penanggulangan bencana dan dukungan terhadap kerukunan umat beragama diharapkan menjawab kebutuhan masyarakat Buleleng sekaligus menjaga ketahanan sosial daerah.





















