Daerah

Komisi C DPRD Blora Sidak Proyek Sekolah Rakyat di Cepu, Progres Capai 42 Persen

17
×

Komisi C DPRD Blora Sidak Proyek Sekolah Rakyat di Cepu, Progres Capai 42 Persen

Share this article
Komisi C DPRD Blora Sidak Proyek Sekolah Rakyat di Cepu, Progres Capai 42 Persen
Ketua Komisi C DPRD Blora bersama jajarannya sidak Sekolah Rakyat yang ada di Cepu.(Sudutkota.id/Farros)

BLORA, Sudutkota.idKomisi C DPRD Kabupaten Blora melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke proyek pembangunan Sekolah Rakyat yang berada di wilayah Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Sidak tersebut dilakukan untuk mencocokkan progres pekerjaan di lapangan dengan rencana anggaran dan spesifikasi pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak.

Ketua Komisi C DPRD Blora, M. Mukhlisin, S.E., mengatakan pihaknya ingin memastikan progres sekaligus kualitas pekerjaan sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB), termasuk memastikan tidak adanya penyimpangan dalam pelaksanaan proyek.

“Adanya kita ke sini ingin mencocokkan progres dan kualitas sesuai RAB-nya, apakah ada penyimpangan atau tidak, termasuk ada ilegal atau tidak,” ujar Mukhlisin saat sidak, Rabu (23/9/2026).

Menurutnya, berdasarkan hasil pemantauan sementara, kondisi pekerjaan masih berjalan dengan baik. Namun, DPRD tetap akan meminta laporan lengkap dari pihak pengawas proyek sebagai bahan evaluasi.

“Untuk sementara ini kondisinya masih baik-baik saja. Nanti kita juga akan minta laporannya dari pengawas, kita meminta laporannya yang lengkap,” jelasnya.

Mukhlisin menyebut progres pekerjaan hingga pekan ini telah mencapai sekitar 42 persen. Ia juga mengatakan terdapat deviasi sekitar satu persen, namun menurutnya angka tersebut masih dalam batas yang dianggap wajar selama pekerjaan tetap berjalan sesuai target kontrak.

“Walaupun progres sudah sesuai, meskipun ada deviasi satu persen masih wajar lah. Nanti kita tunggu sampai masa akhir kontrak, termasuk kualitas harus terjaga,” katanya.

Sementara itu, Nandhif selaku Direktur Utama kontraktor yang mengerjakan proyek pengurugan lahan Sekolah Rakyat Blora mengatakan pihaknya telah melakukan sejumlah langkah antisipasi terhadap kondisi cuaca selama proses pekerjaan berlangsung.

“Untuk mengantisipasi cuaca kita pakai bahan kualitas bagus, hingga hal buruk apa pun yang terjadi kita tetap menjalankan progres,” kata Nandhif.

Ia juga memastikan pihak kontraktor masih memungkinkan melakukan penambahan armada apabila dibutuhkan untuk mengejar progres pekerjaan.

“Untuk menambah armada kita sangat bisa. Untuk materialnya kita sesuai, pakai punyanya Pak Jais Todanan dan kita pakai penambahan dari Tuban, dan semuanya berizin,” ujarnya.

DPRD Blora selanjutnya akan menunggu laporan pengawasan secara lengkap serta melihat perkembangan pekerjaan hingga masa kontrak berakhir. Selain progres, kualitas pekerjaan menjadi salah satu hal yang turut menjadi perhatian dalam pengawasan proyek tersebut.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *