Ekonomi Bisnis

Tekanan Timeline Hidup Bikin Perempuan Cemas, PRENAGEN Ajak Jangan Cuma Worry

10
×

Tekanan Timeline Hidup Bikin Perempuan Cemas, PRENAGEN Ajak Jangan Cuma Worry

Share this article
Tekanan Timeline Hidup Bikin Perempuan Cemas, PRENAGEN Ajak Jangan Cuma Worry
Head of Brand PRENAGEN, Junita saat menyampaikan pandangan mengenai tekanan “timeline” kehidupan dan kampanye #SiapaTakutJadiIbu yang mendorong perempuan menghadapi kekhawatiran dengan lebih percaya diri.(Sudutkota.id/Humas)

JAKARTA, Sudutkota.id – Tekanan untuk mengikuti “timeline” kehidupan orang lain semakin mudah muncul ketika media sosial terus memperlihatkan pencapaian orang lain.

Pertanyaan soal kapan menikah, punya anak, hingga apakah sudah siap menjadi ibu dapat membuat perempuan merasa tertinggal, bahkan ketika keputusan tersebut belum tentu sesuai dengan kondisi dan rencana hidupnya sendiri.

Kondisi itu menjadi perhatian PRENAGEN melalui kampanye #SiapaTakutJadiIbu yang dikembangkan sebagai ruang dukungan bagi perempuan.

Kampanye tersebut tidak diarahkan untuk menentukan kapan seseorang harus menikah atau memiliki anak, melainkan membantu perempuan menghadapi kekhawatiran dan informasi yang terus berdatangan dari lingkungan maupun media sosial.

Head of Brand PRENAGEN Junita mengatakan setiap perempuan memiliki perjalanan dan tahap kehidupan yang berbeda. Menurutnya, rasa khawatir merupakan hal yang wajar, tetapi perempuan perlu memiliki kemampuan untuk menyaring informasi agar tidak terus terjebak dalam tekanan dari luar.

“Setiap life stage punya ceritanya masing-masing. Wajar kalau ada worry, tapi yang penting bagaimana kita bisa filter informasi dan mengambil langkah dengan percaya diri, bukan karena merasa harus mengikuti timeline orang lain,” ujar Junita, pada Selasa (22/9/2026).

Pesan tersebut kemudian dikembangkan PRENAGEN melalui pendekatan yang dekat dengan budaya populer. PRENAGEN menggandeng aktor Korea Selatan Ji Chang Wook sebagai Brand Ambassador dengan membawa pesan “Jangan Cuma Worry”, yang merupakan permainan dari inisial JCW. Pendekatan ini digunakan untuk mengajak perempuan mengubah kekhawatiran menjadi persiapan yang lebih positif sesuai kondisi masing-masing.

Art Content Creator, Irene Suwandi juga menilai tidak ada ukuran tunggal mengenai kapan seseorang harus menjalani tahapan tertentu dalam hidup. Ia menekankan pentingnya memahami diri sendiri, menjaga kesehatan, dan mempersiapkan masa depan tanpa menjadikan perjalanan orang lain sebagai patokan.

“Timeline setiap orang itu berbeda. Tidak ada yang terlalu cepat atau terlalu lambat. Yang penting kita fokus pada kesehatan, mengenal diri sendiri, dan mempersiapkan masa depan sesuai dengan perjalanan kita,” kata Irene.

Selain membangun dukungan dari sisi informasi dan psikologis, PRENAGEN juga membawa pendekatan tersebut ke aspek nutrisi.

Produk PRENAGEN telah dikembangkan selama lebih dari 40 tahun untuk mendukung kebutuhan nutrisi perempuan sejak masa sebelum kehamilan, kehamilan, hingga menyusui, termasuk melalui varian No Added Sugar dalam bentuk stick pack dan minuman UHT.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *