Nasional

Vape Berisi Etomidate Makin Disorot, Netty Desak Pemerintah Segera Atur Pembatasannya

15
×

Vape Berisi Etomidate Makin Disorot, Netty Desak Pemerintah Segera Atur Pembatasannya

Share this article
Vape Berisi Etomidate Makin Disorot, Netty Desak Pemerintah Segera Atur Pembatasannya
Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani saat menyampaikan pandangan terkait perlunya regulasi penggunaan vape yang mengandung etomidate dalam sesi PKS Legislative Report di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.(Sudutkota.id/Dok. PKS)

JAKARTA, Sudutkota.id – Persoalan vape kini tidak hanya berkaitan dengan produk rokok elektrik biasa. Munculnya etomidate dalam cairan vape membuka persoalan baru karena zat yang dikenal dalam dunia medis sebagai obat anestesi tersebut ditemukan disalahgunakan melalui rokok elektrik.

Badan Narkotika Nasional (BNN) bahkan mencatat penyitaan 8.276,15 mililiter etomidate dan 3.485 cartridge vape sepanjang 2026.

Di tengah kondisi itu, Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani mendesak pemerintah segera memperjelas aturan terhadap vape yang mengandung etomidate. Menurutnya, persoalan tersebut membutuhkan respons dari Kementerian Kesehatan dan BNN agar celah penggunaan zat berbahaya melalui vape tidak semakin melebar.

“Tentu ini menjadi cambuk bagi pemerintah melalui Kementerian Kesehatan dan juga BNN untuk segera mengatur regulasi tentang penggunaan vape ini,” ujar Netty jelang Rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (22/9/2026).

Dorongan tersebut muncul setelah kasus penggunaan vape berisi etomidate kembali mencuat dan menyeret seorang figur publik. Namun bagi Netty, persoalannya tidak berhenti pada kasus per kasus. Yang lebih penting adalah bagaimana pemerintah mengatur peredaran dan penggunaan vape ketika perangkat yang tampak seperti rokok elektronik biasa dapat menjadi media penyalahgunaan zat berbahaya.

BNN sendiri sebelumnya telah menyatakan perlunya penguatan tata kelola rokok elektrik. Dalam pembahasan lintas kementerian dan lembaga pada 9 September 2026, BNN menyebut temuan etomidate dan cartridge vape menjadi perhatian karena menunjukkan potensi penyalahgunaan vape sebagai sarana peredaran zat berbahaya.

Netty meminta pemerintah tidak hanya melihat persoalan tersebut dari sisi penindakan, tetapi juga membangun pembatasan yang jelas. “Kita berharap pemerintah melalui Kementerian Kesehatan dan juga BNN mulai menyusun regulasi yang tepat untuk pembatasan penggunaan vape yang berisi etomidate,” tuturnya.

Menurut Netty, perlindungan juga perlu diarahkan kepada anak dan remaja yang rentan melihat vape sebagai bagian dari gaya hidup. Ia mengingatkan agar rokok elektrik tidak dipersepsikan sekadar sebagai penanda status sosial atau cara untuk tampil bergaya ketika di dalamnya terdapat risiko penyalahgunaan zat berbahaya.

“Bonus demografi kita harus dilindungi dari berbagai zat berbahaya seperti itu,” tegas Netty.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *