JOMBANG, Sudutkota.id – Persiapan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang terus dimatangkan menjelang pelaksanaan pada 27-31 Agustus 2026.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang memastikan berbagai sarana dan prasarana di lokasi utama Muktamar ke-35 NU siap digunakan.
Persiapan venue utama di Lapangan Untung Suropati, Desa Tambakrejo, Kecamatan Jombang, telah memasuki tahap akhir. Puluhan ribu tamu dari berbagai daerah di Indonesia diperkirakan akan hadir dalam agenda akbar organisasi Nahdlatul Ulama tersebut.
Bupati Jombang Warsubi turun langsung meninjau kesiapan venue Muktamar ke-35 NU. Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas pendukung, termasuk infrastruktur, logistik, keamanan, kesehatan, hingga pelayanan bagi peserta, dapat disiapkan tepat waktu.
Dalam peninjauan tersebut, Warsubi didampingi Wakil Bupati Jombang Salmanuddin, Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Jombang Agus Purnomo, serta jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Rombongan Pemkab Jombang disambut Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU, KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq, bersama Tim Kreatif Muktamar Helmy M. Noor.
Warsubi menegaskan Pemkab Jombang berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Muktamar NU ke-35. Dukungan tersebut mencakup kebutuhan logistik, infrastruktur, keamanan, hingga pelayanan kesehatan bagi peserta dan tamu yang datang ke Jombang.
Sejumlah fasilitas juga dipersiapkan, mulai dari penataan arus lalu lintas, penerangan jalan umum (PJU), armada kebersihan, hingga toilet portable.
“Koordinasi yang solid antarinstansi akan membawa kelancaran serta keberkahan besar bagi seluruh lapisan masyarakat Jombang,” ujar Warsubi, Sabtu (22/8/2026).
Ia menegaskan bahwa sektor kesehatan menjadi salah satu perhatian utama Pemkab Jombang dalam persiapan Muktamar ke-35 NU.
“Pemkab Jombang menyiapkan layanan kesehatan gratis bagi muktamirin atau peserta Muktamar yang tidak tercover BPJS Kesehatan melalui skema Jaminan Kesehatan Masyarakat Miskin (Jamkesmaskin),” tuturnya.
Bahkan, Pemkab Jombang melakukan penyesuaian regulasi untuk memastikan tamu dari luar daerah yang mengalami gangguan kesehatan selama pelaksanaan Muktamar tetap mendapatkan akses layanan kesehatan.
“Kami sampai mengubah Perbup terkait Jamkesmaskin, agar masyarakat di luar Jombang yang mengalami masalah kesehatan bisa berobat gratis,” kata Warsubi.
Ia juga menginstruksikan seluruh kepala OPD untuk bekerja maksimal dan memperkuat koordinasi dengan panitia lokal. Hal itu dilakukan agar seluruh kebutuhan pelaksanaan Muktamar ke-35 NU dapat diselesaikan sebelum acara dimulai.
Sementara itu, Tim Kreatif Muktamar ke-35 NU Helmy M. Noor mengatakan venue utama Muktamar di Lapangan Untung Suropati memiliki kapasitas sekitar 5.000 orang.
Venue tersebut akan dilengkapi tenda roder berukuran besar yang dibagi menjadi tiga sektor utama.
“Area utama ini dibagi menjadi tiga sektor: Tenda A (20×60 m) untuk undangan, Tenda B (25×60 m) untuk Presiden dan jajaran Menteri, serta Tenda C (20×60 m) khusus para dzurriyah PP Bahrul Ulum Tambakberas,” jelas Helmy.
Konsep kawasan Muktamar ke-35 NU juga dirancang dengan tampilan modern dan instagramable. Sejumlah fasilitas visual disiapkan, di antaranya gate megah, videotron berukuran panjang, ruang holding VIP ber-AC, hingga sejumlah titik nonton bareng atau nobar.
Persiapan tersebut menjadi bagian dari upaya panitia dan Pemkab Jombang memastikan pelaksanaan Muktamar ke-35 NU di Jombang berjalan aman, nyaman, tertib, dan lancar.




















