Nasional

Aanya Gandeng 157 OKP dan Mahasiswa, Ajak Pemuda Jadi Mitra Polri Menjaga Kamtibmas Jawa Barat

44
×

Aanya Gandeng 157 OKP dan Mahasiswa, Ajak Pemuda Jadi Mitra Polri Menjaga Kamtibmas Jawa Barat

Share this article
Aanya Gandeng 157 OKP dan Mahasiswa, Ajak Pemuda Jadi Mitra Polri Menjaga Kamtibmas Jawa Barat
Anggota Komite I DPD RI, Aanya Rina Casmayanti (Teh Aanya) bersama Direktur Intelkam Polda Jabar, Kombes Pol. Sukendar Eka Ristyan berdialog dengan perwakilan 157 OKP dan mahasiswa se-Jawa Barat dalam forum penguatan sinergi menjaga kamtibmas di Rooftop Gedung DPRD Jawa Barat, Bandung (foto:sudutkota.id/dok. DPD RI)

Sudutkota.id – Anggota Komite I DPD RI, Aanya Rina Casmayanti, menggandeng 157 Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) dan mahasiswa se-Jawa Barat untuk memperkuat kolaborasi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Langkah tersebut dinilai menjadi respons atas meningkatnya kompleksitas tantangan keamanan, mulai dari kriminalitas jalanan, penyebaran hoaks, intoleransi, hingga potensi konflik sosial.

Forum yang digelar di Rooftop Gedung DPRD Jawa Barat, Bandung, Minggu (19/7/2026), mempertemukan kalangan pemuda dengan jajaran Polda Jawa Barat untuk membahas peran masyarakat dalam menjaga stabilitas daerah.

Direktur Intelijen Keamanan Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Sukendar Eka Ristyan, mengatakan ancaman kamtibmas saat ini tidak lagi sebatas tindak kriminal konvensional. Menurut dia, dinamika geopolitik global hingga persoalan lokal berpotensi memengaruhi stabilitas keamanan di Jawa Barat.

“Ancaman kamtibmas saat ini tidak hanya datang dari tindak kriminal konvensional, tetapi juga dari penyebaran hoaks, provokasi di media sosial, hingga konflik sosial yang berpotensi mengganggu stabilitas daerah,” ujar Sukendar.

Ia menjelaskan, pengaruh perebutan energi di Timur Tengah, kebijakan nasional seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG), fluktuasi harga bahan bakar minyak, hingga persoalan sengketa tempat ibadah, konflik agraria, dan polemik kepemimpinan desa menjadi tantangan yang perlu diantisipasi bersama.

Meski demikian, Sukendar menegaskan kepolisian tetap menjamin kebebasan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi.

“Polri tidak akan pernah menghambat ruang demokrasi atau unjuk rasa, asalkan disampaikan secara santun, sesuai koridor hukum, dan tidak anarkis,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Aanya memperkenalkan Command Center Layanan 24 Jam sebagai kanal pengaduan masyarakat terkait berbagai persoalan keamanan di Jawa Barat. Ia mengatakan program tersebut lahir dari pengalaman pribadinya yang pernah menjadi korban pembegalan.

“Saya pernah menjadi korban pembegalan. Pengalaman itu membuat saya memahami bagaimana rasa takut dan kerugian yang dialami masyarakat. Karena itu, saya ingin menghadirkan Command Center 24 Jam sebagai jembatan antara masyarakat dan aparat agar setiap laporan bisa ditindaklanjuti lebih cepat,” kata Aanya.

Menurutnya, menjaga keamanan tidak mungkin hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum. Keterlibatan aktif masyarakat, terutama kalangan muda, menjadi faktor penting dalam menciptakan situasi yang kondusif.

“Keamanan bukan hanya tanggung jawab Polri. Pemuda harus menjadi garda terdepan dalam menjaga lingkungan, mencegah konflik, dan berani melaporkan setiap potensi gangguan keamanan. Kalau kita bergerak bersama, Jawa Barat akan jauh lebih aman,” ujarnya.

Ketua MAPANCAS, Awi Jaya, selaku inisiator kegiatan, mengatakan organisasi kepemudaan harus mengambil peran nyata dalam menjaga persatuan di tengah meningkatnya tantangan sosial.

“Organisasi kepemudaan tidak boleh hanya menjadi penonton. Kami ingin menjadi bagian dari solusi dengan membangun kolaborasi bersama pemerintah dan aparat keamanan demi menjaga kondusivitas Jawa Barat,” katanya.

Di penghujung acara, Aanya mengajak seluruh peserta mendukung TNI dan Polri dalam menjaga keamanan Jawa Barat. Ajakan tersebut disambut serempak oleh ratusan peserta dengan pekikan “Setuju”, yang kemudian dilanjutkan dengan deklarasi dukungan terhadap Command Center Teh Aanya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *