HukumKriminal

Aksi Lempar Batu di Pujon Berakhir, Polisi Ringkus Pria 35 Tahun Saat Dini Hari

10
×

Aksi Lempar Batu di Pujon Berakhir, Polisi Ringkus Pria 35 Tahun Saat Dini Hari

Share this article
Ilustrasi pemotor lempar batu ke kaca mobil. (Foto : Humas Polres Batu)

Sudutkota.id – Kepolisian Resor Batu melalui Satreskrim berhasil mengungkap kasus pelemparan batu yang sempat meresahkan pengguna jalan di kawasan Kecamatan Pujon. Seorang pria berinisial CI (35) ditangkap di kediamannya di Desa Madiredo, Kecamatan Pujon, Kamis (30/4/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.

Kasus ini mencuat setelah adanya laporan masyarakat mengenai aksi pelemparan batu yang merusak kendaraan di Jalan Raya Gumul, Desa Kedungrejo. Polisi mendapati pelaku telah beraksi sebanyak dua kali dalam kurun waktu April 2026.

Kasat Reskrim Polres Batu AKP Joko Suprianto menjelaskan, pelaku melakukan aksinya karena dipicu rasa marah terhadap pengguna jalan lain.

“Pelaku merasa emosi karena menilai ada kendaraan lain yang melaju secara ugal-ugalan. Dari situlah muncul niat melakukan pelemparan batu,” jelasnya.

Ia menambahkan, pelaku terlebih dahulu mendahului kendaraan sasaran, lalu berhenti untuk mengambil batu di pinggir jalan. Setelah memutar arah, batu tersebut dilemparkan ke mobil korban.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti antara lain sepeda motor Yamaha Vixion warna merah putih, helm hitam, jaket merah, tas merah, dan sepasang sepatu boot. Rekaman CCTV di lokasi kejadian juga turut diamankan sebagai alat bukti.

Kini tersangka telah dibawa ke Mapolres Batu untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi menilai tindakan tersebut tidak hanya merusak kendaraan, tetapi juga mengancam keselamatan pengguna jalan.

Ps Kasi Humas Polres Batu Iptu M. Huda Rohman menyampaikan bahwa penyidik masih mendalami kasus tersebut.

“Benar, seorang terduga pelaku sudah diamankan oleh Satreskrim. Saat ini masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tutupnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *