Lingkungan Hidup

Hijaukan Supit Urang, Polresta Malang Kota Tanam 250 Pohon Sambut Hari Bhayangkara ke-80

16
×

Hijaukan Supit Urang, Polresta Malang Kota Tanam 250 Pohon Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Share this article
Penanaman pohon di kawasan TPA Supit Urang. (Foto;: Sudutkota.id/MIT)

Sudutkota.id – Upaya menjaga kelestarian lingkungan diwujudkan Polresta Malang Kota melalui aksi nyata. Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 pada 1 Juli 2026 dan bertepatan dengan momentum Hari Bumi 22 April, ratusan bibit pohon ditanam di kawasan TPA Supit Urang, Kamis (23/4/2026).

Tak sekadar seremoni, kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan kolektif peduli lingkungan yang melibatkan berbagai pihak. Mulai dari Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Kota Malang, Perumda Tugu Tirta, hingga Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang turut ambil bagian dalam aksi penghijauan tersebut.

Suasana penanaman pun terasa hidup. Selain diikuti jajaran pejabat utama Polresta Malang Kota, kegiatan ini juga melibatkan relawan lingkungan dan anak-anak TK Bhayangkari. Kehadiran anak-anak menjadi simbol pentingnya edukasi cinta lingkungan sejak usia dini.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana menegaskan bahwa penanaman pohon di kawasan TPA Supit Urang memiliki makna strategis, tidak hanya bagi lingkungan tetapi juga bagi keberlanjutan kehidupan masyarakat.

“Ini bukan sekadar menanam pohon, tapi menanam tanggung jawab bersama. Lingkungan yang sehat akan berdampak langsung pada terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif,” tegasnya.

Sebanyak 250 bibit pohon ditanam dengan komposisi beragam, mulai dari pohon buah hingga pohon keras. Di antaranya durian, nangka, sirsak, mangga, tanjung, mahoni, hingga jacaranda. Seluruh bibit memiliki tinggi rata-rata tiga meter dengan jarak tanam yang disesuaikan agar tumbuh optimal.

Pohon buah dipilih bukan tanpa alasan. Selain memberikan manfaat ekologis, jenis ini juga berpotensi mendukung perekonomian masyarakat dalam jangka panjang. Sementara itu, pohon keras berfungsi sebagai penyerap polusi, peneduh, sekaligus memperkuat struktur tanah di kawasan tersebut.

Menurut Putu Kholis, kondisi geografis TPA Supit Urang yang berada di dataran tinggi menjadikan penanaman pohon sebagai langkah penting dalam menjaga keseimbangan alam.

“Penghijauan ini berperan besar dalam meningkatkan resapan air, menjaga sumber mata air, hingga meminimalisir risiko longsor. Ini investasi lingkungan untuk masa depan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Bhayangkari Cabang Kota Malang, Ny Ujik Putu Kholis, menilai kegiatan ini sebagai bentuk nyata peran Bhayangkari dalam mendukung program Polri sekaligus memperkuat nilai kepedulian sosial.

“Kami ingin anak-anak sejak dini memiliki rasa cinta terhadap lingkungan. Dari sini mereka belajar bahwa menjaga alam adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, keterlibatan perempuan dalam kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, sejalan dengan tema global Hari Bumi 2026, “Our Power, Our Planet.”

Pelaksana Harian Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang, di akhir kegiatan menyampaikan apresiasi dan harapan agar sinergi lintas sektor ini terus berlanjut.

“Kami berterima kasih atas kolaborasi yang terjalin. Kegiatan ini bukan hanya simbolis, tetapi langkah konkret dalam menjaga kualitas lingkungan hidup di Kota Malang. Harapannya, upaya seperti ini bisa terus berkesinambungan dan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat,” pungkasnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *