Sudutkota.id – Suasana pagi di kawasan Jalan Raya Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, mendadak berubah mencekam, Kamis (16/4/2026).
Kobaran api tiba-tiba melalap sebuah warung makan di pinggir jalan, memicu kepanikan warga dan pengguna jalan yang melintas di lokasi kejadian.
Api diketahui pertama kali muncul dari bagian dalam warung saat aktivitas memasak tengah berlangsung. Dalam hitungan menit, si jago merah membesar dan menjalar hingga ke atap bangunan.
Asap hitam pekat membumbung tinggi, bahkan sempat menutupi sebagian ruas jalan dan mengganggu jarak pandang pengendara.
Sejumlah warga dan pedagang di sekitar lokasi tampak berhamburan keluar, berusaha menyelamatkan barang dagangan mereka.
Sementara itu, pemilik warung sempat mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun upaya tersebut gagal lantaran kobaran api sudah terlanjur membesar.
Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang, Pandu Rizki Darmawan, mengungkapkan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 09.52 WIB. Tim pemadam langsung bergerak cepat menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 10.12 WIB.
“Begitu sampai di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman dan melokalisasi api agar tidak merambat ke bangunan lain di sekitarnya,” ujarnya.
Sebanyak dua unit mobil pemadam dan tujuh personel dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut. Proses pemadaman berlangsung sekitar 30 menit hingga api berhasil dikendalikan. Namun, bangunan warung seluas kurang lebih 60 meter persegi itu tidak dapat diselamatkan dan ludes terbakar.
Dari hasil asesmen sementara, kebakaran diduga kuat dipicu oleh kebocoran gas saat proses memasak. Api yang cepat membesar membuat situasi sulit dikendalikan dalam waktu singkat.
Dalam insiden ini, satu orang dilaporkan mengalami luka bakar ringan. Korban yang merupakan pemilik warung sempat terkena dampak saat mencoba memadamkan api. Ia kemudian langsung mendapat penanganan dari warga dan tim medis di lokasi.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, kerugian materi ditaksir mencapai sekitar Rp50 Juta. Petugas juga melakukan proses pendinginan guna memastikan tidak ada titik api tersisa yang berpotensi kembali memicu kebakaran.





















