Peristiwa

Pencarian Hari Kedua, Kakak Beradik Yang Terseret Ombak Payangan Belum Ditemukan

9
×

Pencarian Hari Kedua, Kakak Beradik Yang Terseret Ombak Payangan Belum Ditemukan

Share this article
Pencarian Hari Kedua, Kakak Beradik Yang Terseret Ombak Payangan Belum Ditemukan
Tim gabungan terus melakukan pencarian dua korban kakak beradik yang hilang terseret Ombak Payangan Jember, Minggu (31/5/2026). (foto:Pusdalops Jember for sudutkota.id)

Sudutkota.id – Tim gabungan terus melakukan pencarian terhadap dua korban yang hilang terseret ombak di Pantai Payangan, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember.

Sayangnya, proses pencarian korban hingga memasuki hari kedua pada, Minggu (31/5/2026) belum membuahkan hasil. Pencairan korban akan terus dilakukan Senin (1/6/2026) besok.

Untuk diketahui, dua korban yang terseret ombak adalah adik kakak, yakni Barokatul Hidayat (27) dan Rifki (22), warga Dusun Karang Kebon, Desa Suci, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember.

Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Jember, Edy Budi Susilo menjelaskan, hilangnya korban terjadi Sabtu (30/5/2026), sekitar pukul 14.00 WIB.

“Dua laki-laki merupakan kakak beradik sedang berenang di sekitar pantai Seruni Payangan, saat berenang, kedua korban terseret ombak ke tengah laut,” ujarnya.

Dijelaskan, sekitar pukul 14.15, Pos SAR Jember menerima laporan dari Farel, relawan SAR Rimba Laut. Selanjutnya, tim pos SAR Jember berkoordinasi dengan BPBD dan unsur SAR gabungan untuk melakukan assessment dan pencarian korban.

Menurut Edy Budi Susilo, setelah mendapat laporan, pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan Basarnas Pos Jember dan melakukan apel persiapan Pencarian dan pembagian SRU/TIM.

“Tim pencarian terbagi menjadi 3 Tim/SRU. SRU 1 melaksanakan pencarian visual di atas permukaan laut dengan luas 2,29 mil laut. SRU 2 melaksanakan pencairan visual di atas permukaan laut seluas 2,28 mil laut,” ujar Edy Budi Susilo.

Sedangkan SRU 3 melakukan pencarian visual di pesisir pantai Payangan sejauh 2,85 KM.

“Hingga pukul 17.00, korban belum ditemukan dan pencarian akan dilanjutkan Senin 1 Juni 2026 pukul 07.00,” tegasnya.

Dijelaskan, saat pencarian, tim sedikit menemui kendala dengan tingginya gelombang laut mencapai 2.5 meter.

Terkait tim gabungan yang terlibat, kata Edy Budi, selain dari BPBD Jember, juga melibatkan Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, PT. Perhutani Alam Wisata Risorsis (Econique), Polsek Ambulu, Koramil Ambulu, Pos TNI AL Puger, Polairud Polres Jember, dan juga Satpol PP Panti.

Termasuk Destana Suci, Siluman Rescue, Baret Rescue, serta keluarga korban juga ikut terlibat dalam pencarian korban.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *