Sudutkota.id – Nahas menimpa RMD (13), warga Dusun Blau, Desa Permanu, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Bocah tersebut meninggal dunia setelah tenggelam di Embung Desa Babadan, Minggu (31/5/2026).
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lokasi, korban awalnya memancing bersama sejumlah temannya di sekitar embung. Aktivitas tersebut sudah biasa dilakukan anak-anak setempat saat hari libur.
Namun siang itu, korban diduga mencoba berenang menyeberangi embung yang memiliki kedalaman cukup berbahaya. Saat berada beberapa meter dari tepian, tubuh korban tiba-tiba tenggelam dan tidak lagi terlihat di permukaan air.
Kapolsek Pakisaji, AKP Sunarko mengatakan, teman-teman korban sempat berusaha memberikan pertolongan. Namun upaya tersebut tidak berhasil karena korban lebih dulu tenggelam ke dasar embung.
“Korban awalnya memancing bersama teman-temannya. Kemudian mencoba berenang menyeberangi embung. Saat berada beberapa meter dari tepi, korban tenggelam. Teman-temannya sempat berusaha menolong, namun tidak berhasil,” ujar AKP Sunarko saat dikonfirmasi, Minggu (31/5/2026).
Kabar tenggelamnya korban dengan cepat menyebar dan mengundang perhatian warga sekitar. Ratusan warga memadati area embung untuk menyaksikan proses pencarian yang dilakukan oleh petugas PMI Kabupaten Malang, anggota kepolisian, serta relawan dibantu masyarakat setempat.
Suasana haru dan cemas menyelimuti lokasi pencarian. Sejumlah keluarga korban tampak menunggu dengan harapan Romadhon segera ditemukan.
Setelah lebih dari tiga jam melakukan penyisiran di area embung, petugas akhirnya menemukan korban sekitar pukul 15.30 WIB. Namun saat dievakuasi ke daratan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.
“Korban ditemukan sekitar pukul 15.30 WIB dan selanjutnya dievakuasi untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” tambah AKP Sunarko.
Meninggalnya RMD menjadi duka mendalam bagi keluarga maupun warga sekitar. Peristiwa ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap aktivitas anak-anak di area perairan, terutama embung, waduk maupun sungai yang memiliki kedalaman dan risiko tinggi.




















