Daerah

Jaga Stabilitas Harga Pangan dan Tekan Inflasi, Bupati Fawait Salurkan 8 Ton Beras

3
×

Jaga Stabilitas Harga Pangan dan Tekan Inflasi, Bupati Fawait Salurkan 8 Ton Beras

Share this article
Jaga Stabilitas Harga Pangan dan Tekan Inflasi, Bupati Fawait Salurkan 8 Ton Beras
Bupati Jember Muhammad Fawait turun langsung menyerahkan bantuan pangan.(foto:sudutkota.id/wnp)

Sudutkota.idBupati Jember, Muhammad Fawait bersama Bulog mengalokasikan bantuan pangan dalam skala besar untuk masyarakat di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Kaliwates, Patrang, dan Sumbersari.

Sebanyak delapan ton beras disalurkan plus 1,8 juta liter minyak goreng. Bantuan ini menyasar 390.744 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Penyaluran bantuan, Menurut Bupati Jember Muhammad Fawait sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan, menekan angka inflasi daerah, serta meningkatkan daya beli masyarakat Jember.

“Dengan adanya bantuan pangan ini, tentu kita harapkan dapat menurunkan tingkat inflasi serta meringankan beban masyarakat di Kabupaten Jember,” ujarnya.

Saat penyaluran bantuan terlihat Gus Fawait, sapaan akrab Bupati Jember Muhammad Fawait, bersama Kepala Bulog Cabang Jember Ade Saputro meninjau langsung penyaluran bantuan pangan di Kecamatan Kaliwates.

Bupati Fawait turut menyerahkan bantuan secara langsung kepada masyarakat, termasuk mendatangi warga yang tidak dapat hadir di lokasi pembagian.

Gus Fawait menyebut bantuan pangan ini diharapkan mampu menekan beban masyarakat, terutama setelah momen Ramadan dan Idul fitri yang biasanya memicu kenaikan harga kebutuhan pokok.

Gus bupati juga mengapresiasi dukungan pemerintahan pusat, Bulog, serta seluruh pihak yang terlibat dalam kelancaran distribusi bantuan pangan di Kabupaten Jember.

“Jika pendistribusiannya tak tepat sasaran, laporkan ke Wadul Gus’e. Laporkan juga jika ada warga Jember yang kurang mampu, tetapi tidak menerima bantuan,” ujarnya.

Gus Fawait menegaskan, bantuan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah untuk rakyat. Fawait juga akan memperkuat koordinasi lintas sektor, termasuk optimalisasi infrastruktur pertanian seperti pengairan.

Hal menarik dalam penyaluran bantuan pangan kali ini, adanya indikasi penurunan kemiskinan. Jember tercatat sebagai daerah dengan jumlah penerima bantuan terendah di Jawa Timur.

Ini menunjukkan tren kesejahteraan yang membaik karena angka kemiskinan menurun.. Selain itu, penyaluran telah didukung aplikasi dan petugas lapangan guna memastikan bantuan sampai ke tangan yang benar benar penerima bantuan.

Sementara itu, Kepala Bulog Cabang Jember, M. Ade Saputra, menjelaskan, total penerima bantuan pangan di Kabupaten Jember mencapai 390.744 keluarga penerima manfaat (KPM).

Jumlah tersebut mengalami penurunan dibanding periode sebelumnya, sekaligus menjadi yang terendah di Jawa Timur.

“Penyaluran dilakukan secara bertahap dengan dukungan sistem aplikasi dan petugas di tingkat kelurahan agar tepat sasaran,” ujarnya, di Kantor Bulog Jember.

Untuk alokasi Februari dan Maret 2026, Bulog menyiapkan 8.000 ton beras serta 1,8 juta liter minyak goreng.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *