Sudutkota.id – Momentum buka bersama (bukber) yang umumnya identik dengan ajang silaturahmi, dimanfaatkan secara berbeda oleh jajaran manajemen dan staf Sudutkota.id.
Kegiatan yang bertema “Tiba-Tiba Bukber” Satu Meja Seribu Cerita, di Omahe Mbah Cafe, Kota Malang, Rabu (18/3/2026), justru berkembang menjadi forum strategis untuk membahas sejumlah keputusan penting menjelang akhir Ramadan.
Digelar dengan konsep outdoor, pertemuan tersebut menghadirkan suasana santai namun tetap produktif. Di tengah kehangatan kebersamaan, manajemen memanfaatkan momen ini untuk mempercepat koordinasi internal tanpa harus terjebak dalam format rapat formal yang kaku.
Pemimpin Redaksi Sudutkota.id, Pungky Satria Wibowo, menegaskan bahwa pendekatan informal seperti ini dinilai lebih efektif dalam membangun komunikasi dua arah yang terbuka antar tim.

“Pendekatan santai justru membuat diskusi lebih hidup. Ide-ide bisa mengalir tanpa tekanan, tetapi tetap fokus pada target yang ingin dicapai,” ujarnya.
Salah satu agenda di acara ini adalah pembagian Tunjangan Hari Raya (THR) bagi seluruh karyawan. Manajemen memastikan bahwa proses penyaluran hak pekerja tersebut dilakukan tepat waktu dan sesuai regulasi yang berlaku, guna menghindari potensi kendala administratif.
Selain itu, pembahasan juga mencakup persiapan agenda evaluasi dan penyusunan program kerja skala besar, yang direncanakan setelah Ramadan. Acara tersebut ditargetkan menjadi momen puncak kebersamaan seluruh elemen perusahaan dengan konsep yang lebih terstruktur dan meriah.
Pemilihan lokasi outdoor dinilai turut mendukung efektivitas pertemuan. Suasana terbuka yang ditawarkan Omahe Mbah Cafe memberikan ruang interaksi yang lebih cair, sekaligus memperkuat hubungan interpersonal antar karyawan dan manajemen.

Tidak hanya menghasilkan keputusan teknis, forum ini juga mempertegas pentingnya solidaritas tim dalam mendukung kinerja organisasi. Interaksi yang terbangun selama kegiatan dinilai mampu memperkuat sinergi lintas divisi.
Manajemen berharap, pola koordinasi fleksibel seperti ini dapat menjadi alternatif dalam meningkatkan efisiensi komunikasi internal, terutama dalam menghadapi agenda-agenda penting perusahaan.
Dengan langkah antisipatif yang dilakukan sejak dini, seluruh program yang telah dirancang diharapkan dapat berjalan optimal tanpa hambatan berarti menjelang Hari Raya Idulfitri.





















