Sudutkota.id – Peristiwa kekerasan brutal menggemparkan Kota Batu. Seorang pria asal Kabupaten Malang menjadi korban penganiayaan sadis setelah kepalanya dihantam palu berkali-kali oleh seorang pria tak dikenal.
Kejadian sadis itu berlangsung di sebuah warung kopi yang berada di sisi kiri Balai Kota Among Tani, Jalan Panglima Sudirman, Kelurahan Pesanggrahan, Kecamatan Batu, Kamis (12/3/2026) dini hari.
Korban diketahui bernama M Zubaidi (37), warga Desa Girimoyo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka berat di bagian kepala hingga tak sadarkan diri dan harus dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber di lapangan, insiden berdarah ini bermula pada Rabu (11/3/2026) sekitar pukul 21.00 WIB. Saat itu korban berada di sebuah warung kopi di kawasan tersebut dan sempat menghubungi seorang perempuan untuk menjemputnya di lokasi.
Sekitar pukul 21.30 WIB, perempuan tersebut tiba di warung kopi dan melihat korban tengah duduk bersama beberapa orang yang tidak dikenalnya. Situasi awalnya tampak biasa, namun tak lama kemudian suasana berubah tegang setelah korban terlibat cekcok dengan seorang pria yang diduga sebagai pelaku.
Perdebatan keduanya semakin memanas hingga menarik perhatian orang-orang di sekitar lokasi. Beberapa pengunjung warung sempat berusaha melerai pertengkaran tersebut agar tidak berujung keributan besar.
Namun upaya tersebut tidak sepenuhnya berhasil. Setelah sempat terpisah dari kerumunan, korban dan pelaku justru kembali terlibat ketegangan. Dalam kondisi tersebut, pelaku diduga mendekati korban dari belakang dan memitingnya secara tiba-tiba.
Situasi semakin mencekam ketika pelaku mengambil sebuah palu yang berada di dalam gerobak warung di lokasi kejadian. Tanpa banyak bicara, palu tersebut kemudian digunakan untuk menghantam kepala korban berulang kali.
Serangan mendadak itu membuat korban tak mampu melawan. Ia akhirnya terjatuh dan tidak sadarkan diri di lokasi kejadian dengan luka serius di bagian kepala.
Setelah melakukan aksi brutalnya, pelaku langsung melarikan diri dari tempat kejadian perkara (TKP) sebelum warga sekitar sempat mengamankannya.
Korban yang tergeletak dengan kondisi parah kemudian segera dievakuasi oleh warga dan dibawa ke RS Hasta Brata Kota Batu untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Sementara itu, pihak keluarga dan saksi kejadian segera melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Batu. Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut, di antaranya sebuah palu yang diduga digunakan untuk memukul korban serta sebuah gergaji yang berada di sekitar tempat kejadian.
Hingga kini aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku serta motif di balik penganiayaan brutal tersebut. Polisi juga tengah memburu pelaku yang melarikan diri usai melakukan aksi kekerasan itu.





















