Sudutkota.id – Pemerintah Kota Malang mulai mematangkan rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang tahun 2026. Sejumlah agenda strategis dibahas dalam rapat koordinasi lintas perangkat daerah yang digelar di Balai Kota, Rabu (4/3/2026) kemarin.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Baihaqi, mengatakan rapat tersebut menitikberatkan pada sinkronisasi program agar peringatan HUT tidak sekadar seremonial, tetapi juga berdampak pada sektor pariwisata, olahraga, dan ekonomi masyarakat.
“Untuk persiapan HUT Kota Malang ke-112 tahun 2026, tadi kami mengikuti rapat di Balai Kota. Intinya membahas rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan,” ujar Baihaqi.
Menurutnya, beberapa agenda utama yang disiapkan antara lain gerakan kebersihan lingkungan, pemasangan ornamen atau hiasan kota, hingga rangkaian upacara peringatan HUT.
Namun demikian, sejumlah program masih menunggu tahap peluncuran resmi. Baihaqi menyebut koordinasi teknis masih terus dilakukan, termasuk dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo).
“Untuk launching nanti masih menunggu kejelasan, termasuk koordinasi dengan Kominfo. Yang jelas kegiatan rutin seperti upacara tetap berjalan,” jelasnya.
Dalam rapat tersebut juga dibahas berbagai usulan kegiatan dari komunitas, khususnya komunitas olahraga. Baihaqi menegaskan, Disporapar tetap melakukan seleksi ketat agar agenda HUT tetap terkurasi dan terukur.
“Tadi ada beberapa event dari komunitas olahraga yang berkoordinasi melalui Disporapar. Tetapi tidak semuanya bisa masuk dalam rangkaian resmi HUT Kota Malang,” tegasnya.
Ia menambahkan, penentuan event mempertimbangkan kesiapan teknis, dampak terhadap masyarakat, serta keselarasan dengan tema peringatan HUT tahun ini.
Meski selektif, sejumlah event besar dipastikan masuk dalam agenda. Salah satunya rally sepeda motor dengan rute start dari Balai Kota Malang menuju Solo yang diproyeksikan menarik peserta lintas daerah.
Selain itu, Pemkot juga menyiapkan ajang lari jarak pendek atau fun run sekitar satu kilometer. Rencananya, start akan dilakukan dari Balai Kota dan finis di stadion.
Event ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat sekaligus menjadi daya tarik wisata olahraga (sport tourism).
Yang tak kalah menarik, Kota Malang juga dijadwalkan menjadi tuan rumah Turnamen Bridge Internasional. Event tersebut ditargetkan menghadirkan peserta dari berbagai negara.
“Turnamen bridge ini berskala internasional. Tempatnya kemungkinan di Malang Creative Center (MCC) atau Islamic Center,” ungkap Baihaqi.
Pemilihan venue masih dalam tahap finalisasi, menyesuaikan kesiapan fasilitas dan kapasitas peserta.
Event lain yang diprediksi menjadi magnet adalah rally sepeda motor internasional. Baihaqi menyebut antusiasme peserta cukup tinggi.
“Untuk rally sepeda motor internasional, peserta yang sudah terdata sekitar 500 orang dari kawasan Asia,” katanya.
Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring proses pendaftaran yang masih berjalan.
Melalui rangkaian kegiatan HUT ke-112 ini, Pemkot Malang berharap efek berganda (multiplier effect) dapat dirasakan masyarakat, khususnya sektor UMKM, perhotelan, kuliner, dan transportasi.
Disporapar juga memastikan koordinasi lintas OPD akan terus diperkuat agar seluruh agenda berjalan lancar, aman, dan memberi dampak nyata bagi Kota Malang.
“Harapannya peringatan HUT Kota Malang tahun ini tidak hanya meriah secara seremoni, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi daerah dan pariwisata,” pungkas Baihaqi.






















