DaerahReligi

Semarak 1 Muharram 1448 H, Warga Semambung Wonoayu Gelar Pengajian Akbar dan Arak Gunungan Keliling Desa

9
×

Semarak 1 Muharram 1448 H, Warga Semambung Wonoayu Gelar Pengajian Akbar dan Arak Gunungan Keliling Desa

Share this article
Masyarakat mengikuti Pengajian Akbar pada malam puncak peringatan 1 Muharram 1448 Hijriah di Desa Semambung, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo. (Foto: Sudutkota.id/ARZ)

Sudutkota.id – Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, pada Sabtu 11 Juli 2026 kemarin di Desa Semambung, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo.

Ratusan warga memadati kawasan Masjid Baitul Muttaqin untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang diawali dengan arak-arakan gunungan dan dilanjutkan Pengajian Akbar.

Pada hari pertama, Jumat (10/7) malam panitia menggelar arak-arakan gunungan setinggi sekitar 1,5 meter dengan lebar 1 meter. Gunungan utama tersebut diarak mengelilingi desa bersama puluhan gunungan lainnya yang dibuat oleh setiap lingkungan RT.

Masing-masing RT menampilkan satu gunungan dengan kreasi berbeda yang berisi aneka makanan ringan (snack), sehingga menambah semarak suasana peringatan Tahun Baru Islam.

Warga dari berbagai kalangan tampak antusias mengikuti iring-iringan. Selain menjadi tradisi yang sarat makna kebersamaan, kegiatan tersebut juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antarwarga.

Kepala Desa Semambung, Naning Andiar, mengatakan peringatan 1 Muharram tidak hanya menjadi momentum menyambut tahun baru dalam kalender Islam, tetapi juga sebagai upaya memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat.

“Melalui kegiatan arak-arakan gunungan, kami ingin melestarikan tradisi sekaligus mempererat hubungan antarwarga. Setiap RT ikut berpartisipasi membuat gunungan sehingga seluruh masyarakat dapat terlibat dan merasakan kebersamaan dalam menyambut Tahun Baru Islam,” ujar Kades Naning, saat ditemui Senin (13/7/1026).

Naning, Kades perempuan yang energik tersebut juga berharap kegiatan itu dapat terus menjadi agenda tahunan yang semakin meriah dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Pada hari berikutnya, pihak desa juga menggelar pengajian Akbar dengan pembicara KH. Suntoro Kudlori, dari Surabaya, Jawa Timur.

Sementara, Arum, salah seorang warga setempat mengaku senang dengan kegiatan tersebut. Menurutnya, arak-arakan gunungan serta kegiatan pengajian menjadi hiburan sekaligus mempererat hubungan antarwarga.

“Acara seperti ini sangat meriah dan membuat warga semakin kompak. Anak-anak juga senang melihat gunungan yang dihias menarik dan berisi banyak snack. Semoga tradisi ini terus dilestarikan setiap tahun,” katanya.

Melalui perpaduan tradisi budaya dan kegiatan keagamaan tersebut, peringatan 1 Muharram 1448 Hijriah di Desa Semambung berlangsung khidmat sekaligus meriah, menjadi simbol kebersamaan dan semangat warga dalam menjaga nilai-nilai keislaman serta tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *