DaerahPendidikan

Ratusan Pendidik Hadiri TPN XIII Jombang, Bahas Kepemimpinan hingga Inovasi Pembelajaran

32
×

Ratusan Pendidik Hadiri TPN XIII Jombang, Bahas Kepemimpinan hingga Inovasi Pembelajaran

Share this article
Kegiatan TPN XIII yang digelar di SD Roushon Fikr Jombang. (Foto: Sudutkota.id/Elok Apriyanto)

JOMBANG, Sudutkota.id – Semangat belajar dan berbagi mewarnai pelaksanaan Temu Pendidik Nusantara (TPN) XIII Kabupaten Jombang yang digelar di SD Islam Roushon Fikr Jombang, Sabtu (13/6/2026).

Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi bagi para guru untuk meningkatkan kompetensi, memperluas jejaring, serta memperkuat kontribusi pendidikan bagi masyarakat.

TPN XIII merupakan agenda nasional yang pada tahun 2026 diselenggarakan serentak di 45 wilayah di Indonesia. Di Kabupaten Jombang, kegiatan tersebut dipadukan dengan Temu Pendidik Daerah (TPD) ke-42 Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN) Jombang.

Koordinator Panitia TPN XIII Jombang, Nadroh Jauharoh mengatakan kegiatan tahun ini mengusung tema “Cita-cita Kolektif: Kewargaan Desa Dunia” dengan semangat “Belajar Bersama, Tumbuh Bersama, Berkontribusi untuk Dunia”.

“TPN XIII menjadi wadah bagi para pendidik untuk bertumbuh bersama sekaligus memperkuat kontribusi pendidikan bagi masyarakat dan dunia,” ujar Nadroh.

Sejak pagi, sambung Nadroh para peserta yang terdiri dari guru semua jenjang pendidikan se Kabupaten Jombang baik yang dinaungi dinas pendidikan, cabang dinas wilayah pendidikan kabupaten Jombang, kementrian agama Jombang, dengan jumlah 250 orang guru ini mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang telah disiapkan panitia.

“Mulai dari registrasi, pemilihan kelas berbagi, pemutaran video kisah guru inspiratif dan guru belajar, sesi refleksi, talkshow pendidikan, hingga class tour di lingkungan SD Islam Roushon Fikr Jombang,” paparnya.

Lebih lanjut guru dari Roushon Fikr ini menyebut bahwa kegiatan ini tak hanya fokus pada pengembangan kompetensi guru, kegiatan ini juga mengajak peserta menerapkan aksi nyata dalam menjaga lingkungan.

Ia mencontohkan pada kegiatan ini seluruh peserta diwajibkan membawa tumbler pribadi sebagai bagian dari kampanye pengurangan sampah plastik sekali pakai.

“Langkah tersebut sejalan dengan semangat kewargaan desa dunia serta mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs),” ucapnya.

Pihaknya menegaskan bahwa salah satu daya tarik utama dalam TPN XIII Jombang adalah hadirnya tujuh kelas berbagi inspiratif yang menghadirkan praktisi dan pemimpin pendidikan dari berbagai latar belakang.

“Beberapa kelas yang tersedia antara lain pengelolaan emosi yang membahas pentingnya kecerdasan emosional dalam kehidupan sehari-hari, kepemimpinan berbasis teladan, pemimpin visioner, hingga mengajar dengan keikhlasan yang mengupas makna ketulusan dalam profesi pendidik,” tuturnya.

Selain itu, lanjut Nadroh, peserta juga dapat mengikuti kelas pemimpin bergerak untuk negeri, guru agen perubahan sosial, serta visualisasi proyek inovatif yang membahas pemanfaatan inovasi untuk menjawab berbagai tantangan nyata di dunia pendidikan.

“Jadi melalui kegiatan ini, para guru tidak hanya memperoleh wawasan baru, tetapi juga memiliki kesempatan untuk berbagi praktik baik, memperluas jaringan profesional, dan memperkuat kolaborasi antarpendidik,” ujarnya.

Ia menyebut penyelenggara berharap Temu Pendidik Nusantara XIII Jombang dapat menjadi ruang perjumpaan yang melahirkan gagasan, inovasi, dan gerakan nyata dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih maju, inklusif, serta berkelanjutan.

“Dengan semangat belajar sepanjang hayat, para peserta diajak terus bertumbuh menjadi pendidik yang mampu memberikan dampak positif tidak hanya bagi sekolah dan daerahnya, tetapi juga bagi masyarakat luas hingga tingkat global,” pungkasnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *