Sudutkota.id – Pembangunan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jombang hingga kini belum merata di seluruh wilayah. Kondisi ini mendapat perhatian serius dari DPRD Kabupaten Jombang, Jawa Timur.
Sorotan tersebut muncul karena masih terdapat puluhan desa yang belum memulai pembangunan fisik program pemerintah pusat tersebut. Data terbaru menunjukkan, dari total 306 KDKMP, masih ada 70 desa yang belum menjalankan pembangunan gerai.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jombang, Octadella Bilytha Permatasari, menilai pemerintah daerah Jombang perlu mengambil langkah lebih aktif guna mempercepat realisasi program tersebut.
“Kami mendorong pemerintah daerah untuk turun langsung ke lapangan, mendampingi desa yang masih mengalami kendala agar pembangunan gerai Koperasi Merah Putih bisa segera berjalan,” ujarnya, Sabtu (25/4/2026).
Menurutnya, percepatan pembangunan KDKMP di Jombang menjadi hal penting mengingat perannya dalam mendukung perekonomian masyarakat desa, khususnya dalam penyediaan bahan kebutuhan pokok.
“Program ini memiliki manfaat besar, terutama untuk menjaga ketersediaan pangan dan memastikan masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa keterlambatan pembangunan tidak boleh berlarut-larut karena berpotensi menghambat dampak positif program terhadap masyarakat.
Selain itu, DPRD menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam pembangunan koperasi desa, mulai dari pemerintah daerah, perangkat desa, hingga pihak terkait lainnya.
“Sinergi harus diperkuat agar proses pembangunan gerai KDKMP bisa dipercepat dan merata,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jombang, Gatot Wijaya, mengungkapkan bahwa secara kelembagaan seluruh KDKMP sebenarnya telah terbentuk. Namun, progres pembangunan fisik masih bervariasi di masing-masing desa.
“Dari total 306 KDKMP, sebanyak 120 gerai sudah selesai dibangun, 116 masih dalam tahap pengerjaan, dan 70 desa belum memulai pembangunan fisik,” jelasnya.
Ia menambahkan, salah satu kendala utama dalam pembangunan koperasi desa di Jombang adalah kesiapan lahan di tingkat desa.
“Kendala yang dihadapi sebagian desa antara lain terkait kesiapan lahan, sehingga memerlukan pendampingan lebih lanjut agar pembangunan dapat segera direalisasikan,” pungkasnya.




















